Cara Menurunkan Desil di Aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos

Cara Menurunkan Desil

Cara Menurunkan Desil – Pernahkah kamu merasa bantuan sosial (bansos) tiba-tiba terhenti padahal kondisi ekonomi masih jauh dari kata mampu? Jika iya, kemungkinan besar penyebabnya adalah posisi desil dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang tercatat naik atau terlalu tinggi. Nah, cara menurunkan desil di aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos menjadi solusi yang perlu kamu pahami agar status kesejahteraan keluargamu kembali masuk kategori penerima manfaat.

Memahami Desil dan Perannya dalam Penyaluran Bansos

Desil adalah pengelompokan penduduk ke dalam sepuluh lapisan berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi . Kelompok desil 1 merupakan lapisan masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah, sementara desil 10 adalah kelompok paling sejahtera.

Dalam praktiknya, pemerintah menggunakan data desil ini untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), hingga Bantuan Langsung Tunai Khusus (BLT) .

Berdasarkan Kepmensos No. 79/HUK/2025, penetapan prioritas penerima bansos mengacu pada kategori berikut:

  • Desil 1: Rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah 1-10% nasional (kategori miskin ekstrem) 
  • Desil 2: Rumah tangga dalam kelompok 11-20% nasional (kategori miskin) 
  • Desil 3: Rumah tangga dalam kelompok 21-30% nasional (kategori miskin) 
  • Desil 4: Rumah tangga dalam kelompok 31-40% nasional (kategori miskin) 
  • Desil 5-10: Tingkat kesejahteraan semakin baik, peluang menerima bansos semakin kecil 

Seandainya kamu saat ini berada di desil 6 hingga 10 tetapi kondisi ekonomi riil masih memprihatinkan, maka kamu berhak mengajukan pembaruan data agar desil turun ke kategori 1-5 .

Apa Itu Aplikasi SIKS-NG dan Siapa yang Bisa Mengaksesnya?

Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation atau SIKS-NG adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan Kementerian Sosial untuk mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berjenjang . Penting untuk dipahami bahwa SIKS-NG bukan aplikasi yang bisa diakses oleh masyarakat umum.

Aplikasi ini merupakan sistem internal yang hanya dapat dioperasikan oleh petugas resmi seperti:

  • Operator desa/kelurahan
  • Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan)
  • Petugas Dinas Sosial kabupaten/kota
  • Supervisor di tingkat kecamatan dan provinsi 

Lalu bagaimana cara masyarakat mengajukan penurunan desil jika tidak bisa mengakses SIKS-NG? Jawabannya: kamu tetap bisa mengusulkan pembaruan data, dan nantinya petugas resmilah yang akan menginput usulanmu ke dalam aplikasi SIKS-NG .

Pengelolaan SIKS-NG memiliki dasar hukum kuat yang mencakup undang-undang, peraturan menteri, hingga keputusan menteri.

  • Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011
  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009
  • Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008
  • Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2021
  • Peraturan Menteri Sosial Nomor 5 Tahun 2019
  • Keputusan Menteri Sosial Nomor 150/HUK/2022

Regulasi yang berlaku menegaskan bahwa:

  • SIKS-NG hanya dapat diakses oleh petugas berwenang
  • Data pribadi masyarakat wajib dijaga kerahasiaannya
  • Penggunaan data harus sesuai tujuan program kesejahteraan sosial
  • Penyalahgunaan data dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan

Prinsip tersebut selaras dengan ketentuan perlindungan data pribadi dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Cara Menurunkan Desil di Aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos

Berdasarkan informasi sumber resmi, ada dua jalur yang bisa kamu tempuh untuk mengajukan pembaruan data kesejahteraan agar desil turun .

1. Melalui Operator SIKS-NG di Desa/Kelurahan

Jalur ini merupakan jalur formal dan paling direkomendasikan karena prosesnya lebih terstruktur. Kamu akan didampingi langsung oleh perangkat desa yang memahami alur birokrasi.

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos (Usul Sanggah)

Kementerian Sosial menyediakan kanal partisipasi masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store . Meskipun bukan SIKS-NG, usulanmu melalui aplikasi ini nantinya akan diteruskan ke operator desa untuk diverifikasi dan diinput ke SIKS-NG.

Cara Menurunkan Desil Melalui Operator SIKS-NG

Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk mengajukan penurunan desil melalui kantor desa atau kelurahan setempat.

Tahap 1: Cek Posisi Desil Terkini

Langkah awal yang krusial adalah memastikan posisi desilmu saat ini. Jangan sampai kamu mengajukan penurunan padahal sebenarnya desil sudah rendah. Cara mengeceknya mudah:

Via Aplikasi Cek Bansos :

  1. Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos di ponsel
  2. Buat akun baru dengan mengisi data diri sesuai KTP dan KK
  3. Tunggu proses verifikasi (biasanya 1-3 hari kerja)
  4. Login ke aplikasi
  5. Buka menu “Profil”
  6. Lihat bagian “Informasi Desil” untuk mengetahui posisimu saat ini

Via Website Resmi :

  1. Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
  2. Pilih wilayah administrasi (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  4. Isi kode captcha
  5. Klik “Cari Data”

Bila hasil pengecekan menunjukkan desil 6 hingga 10, maka kamu perlu segera mengajukan pembaruan data .

Tahap 2: Siapkan Seluruh Dokumen Persyaratan

Dokumen yang lengkap dan benar akan mempercepat proses verifikasi. Berikut daftar lengkap persyaratan yang wajib kamu siapkan :

Jenis DokumenKeterangan Tambahan
Fotokopi Kartu Keluarga (KK)Pastikan data terbaru dan sesuai dengan kondisi terkini
Fotokopi KTPKTP Kepala Keluarga dan/atau anggota keluarga yang mengajukan
Foto rumah tampak depanAmbil dari jarak agak jauh agar kondisi rumah terlihat jelas
Foto rumah tampak dalamMenunjukkan kondisi interior tempat tinggal
Surat Keterangan Tidak Mampu/Layak MiskinDikeluarkan oleh RT/RW setempat, diketahui Kepala Dusun/Kelurahan
Titik koordinat lokasi rumahBisa didapat melalui aplikasi peta digital di ponsel

Tips penting foto rumah: Sebaiknya kamu duduk di depan rumah saat foto diambil agar petugas lebih mudah mencocokkan alamat dengan geo-tagging. Jika tinggal menumpang, foto rumah yang ditumpangi. Jika mengontrak, foto rumah kontrakan .

Tahap 3: Datangi Kantor Desa/Kelurahan

Setelah semua dokumen lengkap, langkah berikutnya:

  1. Datangi kantor desa/kelurahan pada jam kerja
  2. Temui operator SIKS-NG atau perangkat desa yang mengurus urusan bansos
  3. Sampaikan maksud untuk mengajukan pembaruan data (verifikasi dan validasi) agar desil keluarga diturunkan 
  4. Serahkan seluruh berkas yang sudah disiapkan

Operator desa akan melakukan beberapa hal setelah menerima berkasmu :

  • Membuka atau memperbarui profil keluarga di database desa
  • Memasukkan data rumah dan koordinat lokasi ke dalam sistem
  • Mengajukan usulan perbaikan/penurunan desil melalui aplikasi SIKS-NG

Tahap 4: Proses Verifikasi dan Musyawarah Desa

Setelah data diinput ke SIKS-NG, rangkaian verifikasi dimulai:

  • Petugas desa (biasanya dibantu RT/RW atau pendamping sosial) akan melakukan kunjungan langsung ke rumahmu. Mereka akan mencocokkan kondisi riil dengan data yang kamu ajukan. Pastikan kamu berada di rumah saat petugas datang.
  • Hasil survei lapangan akan dibahas dalam forum musyawarah desa yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Forum ini akan memutuskan apakah keluargamu layak diusulkan masuk ke desil rendah (1-5).
  • Bila Musdes menyetujui usulanmu, desa akan membuat Berita Acara Hasil Musyawarah Desa yang dilengkapi dengan lampiran data usulan. Dokumen ini menjadi dasar pengiriman usulan ke tingkat kecamatan dan kabupaten.

Tahap 5: Penetapan Desil Baru oleh Kemensos

Usulan yang sudah disetujui di tingkat desa akan melalui proses berjenjang :

  • Kecamatan: Verifikasi dan kompilasi data se-kecamatan
  • Kabupaten/Kota: Validasi dan pengesahan oleh Dinas Sosial
  • Provinsi: Konsolidasi data regional
  • Pusat (Kemensos): Pengolahan akhir dan penetapan melalui Keputusan Menteri Sosial

Di tingkat pusat, data akan diproses melalui metode Proxy Means Testing (PMT) untuk menentukan peringkat kesejahteraan . Hasilnya akan menentukan apakah usulanmu diterima dan desil keluargamu turun sesuai harapan. Proses pembaruan data ini biasanya memakan waktu 1-3 bulan, bahkan bisa mencapai 6 bulan tergantung antrean dan jadwal pemutakhiran data nasional .

Cara Menurunkan Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos

Seandainya kamu tidak sempat datang ke kantor desa, bisa mengajukan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya :

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
  2. Buat akun bila belum punya (isi data diri, unggah foto KTP dan swafoto)
  3. Tunggu verifikasi akun dari admin Kemensos (1-3 hari kerja)
  4. Login ke aplikasi
  5. Pilih menu “Daftar Usulan”
  6. Klik “Tambah Usulan”
  7. Isi data diri yang ingin diusulkan dan pilih jenis usulan (pembaruan data)
  8. Unggah dokumen pendukung (foto KTP, KK, foto rumah)
  9. Klik “Kirim Usulan”

Usulanmu akan diteruskan ke operator desa setempat untuk diproses lebih lanjut. Tahapan selanjutnya sama seperti jalur formal: petugas akan melakukan survei lapangan dan membawa usulan ke Musyawarah Desa .

Cara Cek Hasil Penurunan Desil

Setelah mengajukan pembaruan data, kamu perlu memantau perkembangannya secara berkala. Berikut caranya:

1. Melalui Aplikasi Cek Bansos 

  • Buka aplikasi Cek Bansos
  • Login ke akunmu
  • Buka menu “Profil”
  • Cek bagian “Informasi Desil” untuk melihat posisi terbaru

Jika desil tidak muncul, Klik ikon gerigi (Pengaturan), pilih “Perbarui Akun”, masukkan ulang Nomor KK dan nama lengkap, lalu cek kembali .

2. Melalui Website Cek Bansos 

  • Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id/
  • Masukkan data wilayah
  • Ketik nama lengkap
  • Isi captcha
  • Klik “Cari Data”

3. Melalui Operator Desa 

Kamu juga bisa langsung menanyakan perkembangan usulan ke operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan. Mereka bisa melihat status terbaru datamu di sistem.

Bagikan artikel Cara Menurunkan Desil di Aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos ini kepada saudara, tetangga, atau teman yang mengalami kendala serupa. Semakin banyak masyarakat memahami prosedur yang benar, semakin tepat sasaran pula bantuan sosial yang disalurkan pemerintah. Semoga bermanfaat ya.

Baca juga:

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apakah saya bisa mengakses langsung aplikasi SIKS-NG untuk mengubah data sendiri?

Tidak bisa. SIKS-NG adalah aplikasi internal yang hanya dapat diakses oleh petugas resmi seperti operator desa dan Dinas Sosial. Masyarakat umum tidak memiliki hak akses ke sistem ini. Kamu hanya bisa mengajukan usulan perubahan data, dan petugaslah yang akan menginputnya ke SIKS-NG .

2. Berapa lama proses penurunan desil dari pengajuan hingga ditetapkan?

Prosesnya bervariasi, umumnya memakan waktu 1 hingga 3 bulan, bahkan bisa mencapai 6 bulan tergantung antrean dan jadwal pemutakhiran data nasional. Proses ini melibatkan verifikasi lapangan, Musyawarah Desa, dan validasi berjenjang hingga ke pusat .

3. Apa yang harus dilakukan jika sudah mengajukan tapi desil belum berubah juga?

Kamu bisa mengecek secara berkala melalui aplikasi Cek Bansos atau mendatangi operator desa. Jika sudah melewati 3 bulan belum ada perubahan, tanyakan ke kantor desa apakah usulanmu sudah diproses atau mungkin ditolak dengan alasan tertentu .

4. Apakah mengajukan penurunan desil otomatis membuat bansos langsung cair?

Tidak otomatis. Penurunan desil hanya membuatmu masuk dalam kategori layak menerima bansos (desil 1-5). Namun, penetapan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tetap mempertimbangkan kuota dan prioritas di masing-masing daerah .

5. Apakah ada biaya yang harus dibayar untuk mengajukan penurunan desil?

Tidak ada biaya sama sekali. Seluruh proses pengajuan penurunan desil, baik melalui kantor desa maupun aplikasi Cek Bansos, gratis dan tidak dipungut biaya. Jika ada oknum yang meminta imbalan, segera laporkan ke Dinas Sosial setempat .

Scroll to Top