Manfaat Minyak Wijen – Minyak wijen berasal dari biji wijen (Sesamum indicum) putih atau hitam, tanaman yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu, terutama di daerah Asia dan Afrika. Proses pengambilan minyak ini bisa dilakukan dengan cara pemerasan biji wijen yang telah dikeringkan.
Di negara-negara seperti India, Jepang, dan China, minyak wijen sering digunakan dalam masakan, baik untuk menumis, memanggang, maupun sebagai dressing salad. Selain memberikan cita rasa gurih yang khas, minyak wijen juga dipercaya mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Kandungan Nutrisi Minyak Biji Wijen
Berdasarkan analisis komposisi USDA FoodData Central, minyak biji wijen per 100 gram terutama terdiri dari lemak (99.9-100%) dan kaya akan komponen bioaktif. Berikut adalah rinciannya:
- Total Lipid (Lemak):Â 100 g
- Asam Lemak Jenuh (Saturated Fats):Â ~14.2 g
- Asam Palmitat (C16:0)
- Asam Stearat (C18:0)
- Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal (Monounsaturated Fats – MUFA):Â ~39.7 g
- Asam Oleat (Omega-9, C18:1)
- Asam Lemak Tak Jenuh Ganda (Polyunsaturated Fats – PUFA):Â ~41.7 g
- Asam Linoleat (Omega-6, C18:2)
- Asam Linolenat (Omega-3, C18:3) dalam jumlah kecil.
- Asam Lemak Jenuh (Saturated Fats):Â ~14.2 g
- Vitamin E: ≈8.5 – 12.4 mg Alpha-Tocopherol
- Terdiri dari gamma-tocopherol (bentuk utama) dan alpha-tocopherol.
- Vitamin K: ≈13.6 µg
- Fitosterol: ≈865 mg
- Beta-Sitosterol (yang utama), Campesterol, Stigmasterol.
- Lignan (Komponen Bioaktif Utama):
- Sesamin: ≈573 – 629 mg
- Sesamolin: ≈232 – 283 mg
- Sesamol:Â (Terbentuk dari sesamolin selama pemanasan/pemurnian)
- Antioksidan Lainnya:
- Sesaminol
- Sesamolinol
- Tokol (Tocopherols dan Tocotrienols)
Keterangan:
- Angka yang tercantum adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada varietas wijen, kondisi tumbuh, metode ekstraksi (cold-pressed vs. refined), dan proses pengolahan.
- Minyak wijen yang tidak dimurnikan (unrefined atau cold-pressed) umumnya mempertahankan lebih banyak lignan dan antioksidan dibandingkan dengan minyak wijen yang dimurnikan (refined).
- Komponen utama yang memberikan sebagian besar manfaat kesehatan adalah asam lemak tak jenuh dan lignan (sesamin dan sesamolin).
Manfaat Minyak Wijen untuk Kesehatan dan Kecantikan

Minyak wijen bukan sekadar minyak goreng biasa. Ia memiliki beragam manfaat untuk tubuh yang layak kamu ketahui. Berikut adalah manfaat-manfaat penting dari minyak wijen:
1. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis
Manfaat terbesar minyak wijen adalah kemampuannya untuk menurunkan risiko penyakit kronis. Penyakit jantung, diabetes, hingga kanker dapat dipengaruhi oleh tingginya kadar radikal bebas dalam tubuh. Beberapa penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa minyak wijen kaya akan antioksidan seperti sesamin yang melawan radikal bebas ini, membantu menjaga sel-sel tubuh agar tetap sehat dan mengurangi peradangan yang menjadi penyebab utama penyakit kronis.
2. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Jantung merupakan organ vital yang sangat dipengaruhi oleh pola makan kita. Hasil penelitian ilmiah terpublikasi mengungkapkan bahwa minyak wijen mengandung asam lemak tak jenuh ganda, yaitu omega-3 dan omega-6 yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Asam lemak ini juga berperan dalam menjaga kelancaran aliran darah, mengurangi risiko plak di arteri, dan menstabilkan tekanan darah. Semua ini berkontribusi besar dalam mengurangi risiko penyakit jantung.
3. Mengontrol Gula Darah
Bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko tinggi, minyak wijen dapat membantu mengatur kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak wijen dapat menurunkan kadar gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin. Ini bisa menjadi tambahan yang berguna dalam pengelolaan diabetes tipe 2. Meskipun hasilnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut pada manusia sering kali diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitasnya.
4. Melembapkan dan Menyuburkan Kulit
Asam lemak esensial dalam minyak wijen sangat efektif melembapkan kulit, menjadikannya lebih lembut, kenyal, dan terhidrasi dengan baik. Sifatnya yang non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori) membuatnya cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
5. Melindungi Kulit dari Sinar UV
Minyak wijen memiliki kemampuan alami untuk menahan sekitar 30% sinar UV, memberikan lapisan perlindungan tambahan dari kerusakan kulit dan penuaan dini yang disebabkan oleh paparan matahari.
6. Meningkatkan Kesehatan Rambut
Minyak wijen memberikan nutrisi langsung ke kulit kepala dan batang rambut. Ia dapat mencegah kerontokan, merangsang pertumbuhan rambut baru, mengatasi ketombe, menjaga kelembapan, dan memberikan kilau alami pada rambut.
7. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Stres menjadi salah satu masalah utama yang banyak dialami orang modern saat ini. Minyak wijen mengandung tirosin, sebuah asam amino yang dapat merangsang produksi serotonin di otak. Serotonin adalah neurotransmitter yang berperan dalam memperbaiki mood dan membantu mengurangi kecemasan, depresi, serta meningkatkan kualitas tidur.
8. Mempercepat Penyembuhan Luka
Minyak wijen bukan hanya bermanfaat untuk kecantikan, tetapi juga dapat digunakan untuk mengobati luka. Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa Kandungan antioksidan dalam minyak wijen, ditambah dengan sifat antiinflamasi, dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan memperbaiki jaringan yang rusak. Kolagen yang dihasilkan oleh tubuh saat luka sembuh juga dapat meningkat jika minyak wijen digunakan sebagai salep alami.
9. Menjaga Kesehatan Tulang
Minyak wijen kaya akan vitamin K yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Vitamin K membantu meningkatkan penyerapan kalsium dalam tulang, yang menjadikannya lebih kuat dan lebih padat. Ini sangat bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis dan masalah tulang lainnya, terutama seiring bertambahnya usia.
10. Mencegah Penuaan Dini
Antioksidan dan asam lemak sehat di dalamnya melawan radikal bebas penyebab kerusakan kulit, meningkatkan elastisitas kulit, serta mengurangi munculnya garis halus dan kerutan untuk menjaga kulit tampak awet muda.
Cara Menggunakan Minyak Wijen dalam Kehidupan Sehari-hari
Sekarang kamu sudah tahu manfaat luar biasa dari minyak wijen, mari kita bahas bagaimana cara menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kamu bisa menggunakan minyak wijen tidak hanya dalam masakan, tetapi juga sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit dan rambut.
- Gunakan minyak wijen untuk menumis atau menggoreng makanan. Aroma khasnya akan memberikan cita rasa baru pada masakan.
- Oleskan minyak wijen ke wajah dan tubuh setelah mandi untuk kelembapan ekstra. Kamu juga bisa mencampurkannya dengan minyak esensial lain untuk mendapatkan manfaat lebih.
- Gunakan minyak wijen sebagai masker rambut untuk memberikan kelembapan dan mencegah kerontokan. Cukup oleskan minyak wijen pada kulit kepala dan rambut, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan shampo.
- Selain untuk memasak, kamu bisa menambahkannya ke dalam smoothie atau salad sebagai tambahan gizi.
Peringatan dan Efek Samping
Meskipun minyak wijen umumnya aman digunakan, beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap wijen. Bila memiliki riwayat alergi terhadap biji wijen, hindari penggunaan minyak wijen karena bisa memicu reaksi alergi seperti gatal, ruam, hingga sesak napas.
Semoga informasi tentang manfaat minyak wijuen untuk kesehatan dan kecantikan ini dapat berguna untuk kamu ya.
Baca juga:
- Inilah 7 Manfaat Rumput Laut untuk Anak
- Selain untuk Mata berikut 6 Manfaat Wortel untuk Kesuburan Pria
- Boost Imunitasmu dengan 8 Manfaat Minyak Kayu Putih
- Cara Konsumsi dan 10 Manfaat Telur Bebek bagi Pria
- 10 Manfaat Bayam untuk Ibu Hamil dan Janin
- Raih Sehat dan Bahagia untuk Ibu Hamil dengan 9 Manfaat Apel
Referensi
- Sankar, D., Rao, M. R., Sambandam, G., & Pugalendi, K. V. (2006). A pilot study of open label sesame oil in hypertensive diabetics. Journal of Medicinal Food, 9(3), 408–412. https://doi.org/10.1089/jmf.2006.9.408
- Majdalawieh, A. F., Eltayeb, A. E., Abu-Yousef, I. A., & Yousef, S. M. (2023). Hypolipidemic and anti-atherogenic effects of Sesamol and possible mechanisms of action: A comprehensive review. Molecules, 28(8), 3567. https://doi.org/10.3390/molecules28083567
- Schwartz, H., Ollilainen, V., Piironen, V., & Lampi, A. M. (2008). Tocopherol, tocotrienol and plant sterol contents of vegetable oils and industrial fats. Journal of Food Composition and Analysis, 21(2), 152–161. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2007.07.012
- Oboulbiga, E. B., Douamba, Z., Compaoré-Sérémé, D., Semporé, J. N., Dabo, R., Semde, Z., Tapsoba, F. W., Hama-Ba, F., Songré-Ouattara, L. T., Parkouda, C., & Dicko, M. H. (2023). Physicochemical, potential nutritional, antioxidant and health properties of sesame seed oil: A review. Frontiers in Nutrition, 10, 1127926. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1127926
- Pathak, N., Rai, A. K., Kumari, R., & Bhat, K. V. (2014). Value addition in sesame: A perspective on bioactive components for enhancing utility and profitability. Pharmacognosy Reviews, 8(16), 147–155. https://doi.org/10.4103/0973-7847.134249
- Selvarajan, K., Narasimhulu, C. A., Bapputty, R., & Parthasarathy, S. (2015). Anti-inflammatory and antioxidant activities of the nonlipid (aqueous) components of sesame oil: Potential use in atherosclerosis. Journal of Medicinal Food, 18(4), 393–402. https://doi.org/10.1089/jmf.2014.0139
- Healthline Media. (2023, June 14). *10 Science-Backed Benefits of Sesame Oil*. Healthline.  https://www.healthline.com/nutrition/sesame-oil-benefits
- WebMD. (2024, January 5). Sesame Oil: Is It Good for You?. https://www.webmd.com/diet/sesame-oil-good-for-you
- U.S. Department of Agriculture. (2019). Oil, sesame, salad or cooking. FoodData Central. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/171033/nutrients




