Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil
Gaya Hidup

Mommy Bahagia dengan 12 Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil

Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil – Selama masa kehamilan, kesehatan ibu dan janin menjadi prioritas utama. Nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Salah satu makanan yang dapat memberikan manfaat besar bagi ibu hamil adalah kacang hijau. Kacang hijau mengandung berbagai zat gizi penting yang dapat membantu menjaga kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Ragam Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil

Inilah ragam manfaat kacang hijau untuk ibu hamil yang dirangkum dari berbagai sumber ilmiah.

1. Mendukung Produksi ASI

Konsumsi kacang hijau juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Kandungan nutrisi dalam kacang hijau dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI, sehingga ibu dapat memberikan ASI yang cukup dan berkualitas untuk bayinya.

2. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Janin

Kacang hijau mengandung nutrisi penting yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Nutrisi-nutrisi ini sangat penting untuk pembentukan jaringan tubuh, organ-organ vital, dan sistem saraf janin.

3. Membantu Penyembuhan Luka Pasca Persalinan

Setelah melahirkan, tubuh ibu memerlukan waktu untuk pulih dan menyembuhkan luka-luka yang mungkin terjadi selama persalinan. Konsumsi kacang hijau dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka, karena kandungan protein dan zat gizi lainnya yang terdapat dalam kacang hijau.

4. Mencegah Bayi Lahir Prematur

Kacang hijau mengandung folat, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Asam folat membantu dalam produksi sel-sel darah merah dan mengurangi risiko cacat lahir, seperti spina bifida. Selain itu, folat juga berperan dalam pembentukan otak dan sistem saraf janin.

5. Sumber Protein Nabati Berkualitas Tinggi

Kacang hijau merupakan sumber protein nabati yang berkualitas tinggi. Protein sangat penting bagi ibu hamil karena berperan dalam pembentukan jaringan tubuh, termasuk otot dan sel-sel janin. Selain itu, protein juga diperlukan untuk pembentukan plasenta dan cairan amnion yang melindungi janin.

6. Kaya akan Asam Folat

Asam folat atau folat adalah nutrisi penting yang diperlukan selama kehamilan. Asam folat berperan dalam pembentukan sel-sel darah merah, pembentukan DNA, serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan cacat tabung saraf.

7. Sumber Zat Besi yang Baik

Zat besi juga sangat penting selama kehamilan karena berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat menyebabkan anemia, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Kacang hijau merupakan sumber zat besi yang baik bagi ibu hamil.

8. Melancarkan Saluran Pencernaan

Salah satu masalah umum yang sering dialami oleh ibu hamil adalah sembelit. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon dan tekanan janin yang mempengaruhi saluran pencernaan. Kacang hijau mengandung serat pektin yang dapat membantu melancarkan saluran pencernaan. Serat ini juga dapat menjaga kesehatan usus dan memperlancar pergerakan makanan, sehingga mencegah terjadinya sembelit.

9. Menangkal Radikal Bebas

Kacang hijau mengandung beta karoten, yang merupakan prekursor vitamin A. Vitamin A memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

10. Mengandung Karbohidrat Kompleks

Kacang hijau mengandung karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi yang stabil dan tahan lama bagi ibu hamil. Ini penting karena kebutuhan energi ibu hamil meningkat selama kehamilan.

11. Mengandung Vitamin dan Mineral Penting

Kacang hijau mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B kompleks, magnesium, dan fosfor, yang diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janinnya.

12. Membantu Mengatur Tekanan Darah

Kacang hijau juga dapat membantu mengatur tekanan darah ibu hamil. Kandungan zat besi dan magnesium dalam kacang hijau dapat membantu menjaga tekanan darah dalam batas normal dan mencegah hipertensi, yang dapat berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kacang hijau, sebaiknya direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Bumil dapat mengonsumsinya dalam bentuk bubur atau minum air rebusannya. Hindari mengonsumsi kacang hijau yang sudah berkecambah atau berubah menjadi tauge dalam keadaan mentah, karena dapat berisiko terhadap infeksi bakteri.

Baca juga:

Referensi

  1. Perchuk, I. N., Shelenga, T. V., & Burlyaeva, M. O. (2023). The Effect of Illumination Patterns during Mung Bean Seed Germination on the Metabolite Composition of the Sprouts. Plants12(21), 3772.
  2. Lim, I., Kim, B. C., Park, Y., Park, N. I., & Ha, J. (2022). Metabolic and developmental changes in germination process of mung bean (Vigna radiata (L.) r. wilczek) sprouts under different water spraying interval and duration. Journal of Food Quality2022, 1-13.
  3. Rahmi, N. (2022). The Differences of Giving Green Nuts and Vegetables to Hemoglobin (Hb) Levels in Trimester Iii Pregnant Women: A Study from Two Group Posttest Design Approach. Journal of Pharmaceutical Negative Results, 253-258.
  4. Handayani, R., & Yulaikah, S. (2021). Relationship Of Additional Nutritional Consumption Of Green Beans (Vigna Radiata) With Breast Milk Production. Journal of Midwifery5(1), 50-59.
  5. Puspita, N. L. M., Laili, F., Kusumawati, L. S., & Astutik, Y. (2021). The Effect of Green Bean Side Effect on Changes in Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Anemia. Journal of Global Research in Public Health6(1), 48-51.
  6. Chiarello, D. I., Abad, C., Rojas, D., Toledo, F., Vázquez, C. M., Mate, A., … & Marín, R. (2020). Oxidative stress: Normal pregnancy versus preeclampsia. Biochimica et Biophysica Acta (BBA)-Molecular Basis of Disease1866(2), 165354.
  7. Hou, D., Yousaf, L., Xue, Y., Hu, J., Wu, J., Hu, X., … & Shen, Q. (2019). Mung bean (Vigna radiata L.): Bioactive polyphenols, polysaccharides, peptides, and health benefits. Nutrients11(6), 1238.
  8. Widjajaseputra, A. I., Widyastuti, T. E. W., & Trisnawati, C. Y. (2019). Potency of mung bean with different soaking times as protein source for breastfeeding women in Indonesia. Food Research3(5), 501-505.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.