Tempat Wisata di Lombok
Tempat wisata di lombok menawarkan ragam pesona yang memadukan keindahan bahari, petualangan alam, serta kekayaan budaya yang autentik. Pulau yang terletak di Nusa Tenggara Barat ini bukan sekadar destinasi alternatif dari Bali, melainkan surga tersendiri dengan karakter unik yang siap memanjakan setiap kunjunganmu. Dari hamparan pasir putih eksotis hingga jejak sejarah Suku Sasak yang masih terjaga, Lombok mengundangmu untuk menjelajahi setiap sudutnya. Berikut kami rangkum destinasi pilihan yang wajib masuk daftar liburanmu.
Pesona Pantai Eksotis di Lombok
1. Pantai Kuta Mandalika
Berlokasi di kawasan strategis Mandalika, Lombok Tengah, pantai ini memiliki ciri khas pasir putih dengan tekstur unik menyerupai butiran merica . Berbeda dengan pasir pantai pada umumnya, butiran pasir di sini terasa kasar dan tidak lengket di kulit. Air lautnya yang biru jernih berpadu sempurna dengan ombak yang cocok untuk aktivitas surfing pemula maupun profesional.
Pantai Kuta Mandalika juga berdekatan dengan Sirkuit MotoGP Mandalika yang mendunia. Kamu bisa menyaksikan langsung sirkuit kebanggaan Indonesia ini dari beberapa titik di sekitar pantai . Tiket masuk Pantai Kuta cukup membayar biaya parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
2. Pantai Tanjung Aan
Pantai Tanjung Aan menyuguhkan fenomena alam langka berupa dua tekstur pasir berbeda dalam satu kawasan. Di sisi barat, pasirnya halus seperti tepung, sementara di sisi timur, pasirnya kasar seperti merica. Air lautnya yang jernih kebiruan mengundang siapa saja untuk berenang atau sekadar bermain air bersama keluarga.
Berlokasi di Sengkol, Kuta, Pujut, Lombok Tengah, pantai ini hanya berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Lombok. Tebing-tebing di sekitarnya menjadi spot foto favorit para pengunjung. Biaya parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
3. Pantai Pink (Pantai Tangsi)
Salah satu dari sedikit pantai di dunia yang memiliki hamparan pasir berwarna merah muda ini berada di Lombok Timur. Warna pink yang unik berasal dari serpihan koral merah yang tercampur dengan pasir putih. Warna ini akan tampak paling jelas saat matahari bersinar terik di siang hari.
Air laut Pantai Pink yang tenang dan jernih sangat cocok untuk snorkeling ringan atau berenang. Kamu bisa menyewa perlengkalan snorkeling di lokasi dengan harga terjangkau. Tiket masuk Rp10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp50.000 untuk wisatawan mancanegara.
4. Pantai Senggigi
Sebagai ikon wisata Lombok Barat, Pantai Senggigi menawarkan garis pantai panjang dengan pemandangan matahari terbenam yang dramatis . Berjarak sekitar 30 menit dari Kota Mataram, pantai ini mudah dijangkau dan memiliki fasilitas lengkap seperti penginapan, restoran, dan penyewaan perlengkapan snorkeling.
Air laut biru jernih dengan pemandangan bawah laut cantik menjadikan pantai ini surga kecil bagi pecinta snorkeling. Ombaknya juga cocok untuk berselancar, terutama bagi pemula yang ingin belajar. Tiket masuk Pantai Senggigi Rp15.000 per orang.
5. Pantai Selong Belanak
Pantai dengan garis lengkung simetris sempurna ini menjadi salah satu spot paling fotogenik di Lombok . Terletak di Lombok Tengah, ombak di pantai ini relatif tenang dan ramah bagi pemula yang ingin belajar surfing. Pemandangan perbukitan hijau di sekelilingnya menambah keindahan alam yang sudah luar biasa.
Kamu bisa menyewa papan selancar di lokasi atau cukup bersantai menikmati ketenangan alam sambil duduk di pasir putihnya. Warung-warung kecil di sekitar pantai menyediakan makanan ringan dan minuman segar.
6. Pantai Mawun
Tersembunyi di balik bukit-bukit hijau, Pantai Mawun memberikan sensasi seperti berada dalam pelukan alam. Berlokasi di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pantai ini menawarkan suasana tenang dan air laut biru jernih yang menawan. Ombaknya yang landai dan tidak terlalu besar menjadikannya tempat ideal untuk wisata keluarga.
Kawasan ini masih belum banyak dikenal, sehingga kamu bisa menikmati momen “healing” jauh dari keramaian. Biaya masuk gratis, hanya membayar parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
7. Pantai Seger
Pantai Seger memiliki dua sisi, bagian dalam dan luar, yang sama-sama menawan. Di sini berdiri Monumen Putri Mandalika, yang berkaitan erat dengan cerita rakyat Lombok. Setiap tahun, digelar Festival Bau Nyale di pantai ini, di mana ribuan orang mencari cacing laut yang dipercaya sebagai jelmaan sang putri .
Aktivitas yang bisa kamu lakukan di Pantai Seger antara lain berenang, berselancar, berjemur, hingga snorkeling. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, termasuk warung makan, toilet, dan area parkir luas.
8. Pantai Batu Payung
Sesuai namanya, daya tarik utama pantai ini adalah batu besar berbentuk menyerupai payung yang berdiri kokoh di tengah laut. Formasi batu alami ini terbentuk dari proses alam selama ribuan tahun. Lokasinya yang hanya bisa dicapai dengan perahu dari Pantai Tanjung Aan menambah nuansa petualangan dalam perjalananmu.
Sewa perahu menuju Batu Payung berkisar Rp250.000 untuk satu perjalanan. Pemandangan dari dekat batu ini sungguh spektakuler dan sayang untuk dilewatkan.
9. Pantai Malimbu
Pantai sunyi di Lombok Utara ini menawarkan view langsung ke Gunung Agung di Bali saat cuaca sedang cerah. Suasananya sepi, bersih, dan cocok banget buat kamu yang ingin “me time”. Karang indah bernama “Karang Bolong Malimbu” menjadi ikon pantai ini dan sering dijadikan spot foto menarik. Tiket masuk Pantai Malimbu gratis. Kamu bisa berjalan-jalan santai menikmati kelembutan pasir atau berwisata air berkeliling dengan menyewa kano.
10. Pantai Tebing
Pantai Tebing di Lombok Utara memiliki daya tarik utama berupa deretan tebing pasir setinggi 22 meter di sepanjang pinggiran pantai. Tebing ini merupakan monumen letusan dahsyat Gunung Rinjani Tua atau Samalas tahun 1257. Hamparan pasir hitam di pantai ini kontras dengan birunya air laut, menciptakan pemandangan yang dramatis. Tiket masuk Pantai Tebing Rp6.000 per orang. Kamu bisa berenang, berjemur, hingga berselancar di air laut yang jernih.
11. Pantai Tanjung Bloam
Surga tersembunyi di ujung selatan Lombok Timur ini memiliki tebing karang yang tampak seperti lukisan. Pantai Tanjung Bloam juga merupakan lokasi konservasi penyu, dan keasliannya masih sangat terjaga karena jarang dikunjungi wisatawan. Pasir putihnya yang lembut dan air lautnya yang jernih menjadikan pantai ini tempat ideal untuk bersantai dan menikmati alam.
12. Pantai Penyisok
Terletak di Lombok bagian timur, Pantai Penyisok menyuguhkan panorama laut eksotis dari atas tebing yang dihiasi padang rumput hijau. Pemandangan ini bisa kamu nikmati sambil berfoto-foto dengan latar belakang lautan biru yang luas. Di sekitar lokasi juga terdapat situs peninggalan kuno seperti Masjid Batu Apung dan Lingkoq Datu yang menarik untuk dikunjungi.
Keindahan Bukit dan Perbukitan
13. Bukit Merese
Bukit Merese menjadi primadona Instagram di Lombok Tengah . Dari puncaknya, kamu bisa menikmati pemandangan spektakuler Pantai Tanjung Aan dan hamparan Samudera Hindia. Jalurnya sedikit menanjak, tapi view-nya bikin semua lelah terbayar lunak. Sunrise atau sunset di sini sama-sama magis.
Bukit ini merupakan spot favorit para fotografer dan pasangan yang ingin berfoto prewedding. Kamu tidak perlu membayar tiket masuk, cukup jalan kaki dari Pantai Tanjung Aan.
14. Bukit Malimbu
Terletak di pesisir barat Lombok Utara, Bukit Malimbu menjadi spot favorit untuk menyaksikan matahari terbenam dengan latar belakang tiga Gili dan Gunung Agung di kejauhan. Tidak perlu trekking jauh, kamu cukup parkir dan menikmati pemandangan dari tepi jalan. Di bukit ini juga terdapat warung-warung yang menjual makanan, minuman, sampai cinderamata.
15. Bukit Selong
Berada di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Bukit Selong menawarkan pemandangan menakjubkan hamparan petak-petak sawah warna-warni dari atas ketinggian. Dari sini, kamu juga bisa melihat pemandangan Gunung Rinjani yang megah. Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam lebih lama, berkemah di sekitar area Bukit Selong bisa menjadi aktivitas seru. Tiket masuk Bukit Selong cukup terjangkau, dan kamu harus melakukan reservasi di pintu masuk sebelum mendaki.
16. Bukit Pergasingan
Bukit di Lombok Timur ini dikenal sebagai spot sunrise terbaik. Dari puncaknya yang berada di ketinggian 1.670 mdpl, kamu bisa melihat hamparan sawah berbentuk mozaik dan Gunung Rinjani yang menjulang gagah. Di Bukit Pergasingan juga terdapat titik paralayang dan downhill bagi kamu yang suka aktivitas olahraga ekstrem. Tiket masuk Rp10.000 per orang.
17. Tanjung Ringgit
Tanjung Ringgit menyajikan tebing-tebing curam menghadap langsung ke laut biru di ujung tenggara Lombok Timur. Di kawasan ini juga terdapat sisa-sisa peninggalan sejarah Jepang berupa gua perlindungan, menjadikan wisata ini kaya akan unsur alam dan sejarah. Kamu bisa berkemah di sini dan melihat matahari terbit yang menakjubkan. Tiket masuk gratis.
Petualangan di Gili-Gili Kecil
18. Gili Trawangan
Pulau paling populer di antara tiga Gili ini tidak pernah sepi pengunjung. Di Gili Trawangan, kamu bisa melakukan snorkeling, diving, atau sekadar naik sepeda keliling pulau. Tidak ada kendaraan bermotor di sini, hanya sepeda dan cidomo (kereta kuda) yang membuat suasana semakin damai. Penuh kehidupan malam, bar pantai, hingga berbagai aktivitas seru menanti di pulau ini.
Dari Pelabuhan Bangsal, kamu bisa menyeberang dengan kapal umum seharga Rp20.000–Rp25.000, atau naik fast boat dari Bali mulai Rp250.000 .
19. Gili Meno
Lebih sunyi dan romantis dibanding “saudaranya”, Gili Meno cocok untuk bulan madu atau kamu yang ingin merasakan hidup tanpa hiruk-pikuk. Pantainya bersih dan damai, sangat pas untuk slow living. Spot snorkeling di sini juga tak kalah indah, dengan air laut sebening kaca dan biota laut yang beragam.
20. Gili Air
Gili Air menggabungkan keseruan dan ketenangan dalam satu pulau. Pulau ini memiliki komunitas yoga, restoran pantai, serta spot snorkeling terbaik. Cocok untuk pasangan, keluarga, maupun solo traveler. Kamu bisa berkeliling pulau dengan berjalan kaki atau naik sepeda sambil menikmati angin laut yang sepoi-sepoi.
21. Gili Nanggu
Berada di perairan Sekotong, Lombok Barat, Gili Nanggu menawarkan pesona bawah laut yang memesona. Terumbu karang yang cantik dan ikan-ikan kecil berwarna-warni siap menemani aktivitas snorkeling atau diving-mu. Pulau ini masih tenang dan jauh dari keramaian, cocok untuk kamu yang mencari ketenangan. Sewa perahu dari Pelabuhan Tawun berkisar Rp300.000 untuk 10 orang, dan sudah termasuk kunjungan ke Gili Sudak dan Gili Kedis.
22. Gili Sudak
Pulau kecil yang masih sangat asri ini memiliki pasir putih, air laut biru sangat jernih, dan terumbu karang cantik. Menyuguhkan panorama sunrise dan sunset yang menawan, pulau kecil ini kerap disebut sebagai pulau yang amat romantis. Aktivitas lain yang bisa dilakukan di sini adalah menaiki kano atau menyantap seafood di warung makan.
23. Gili Kedis
Ukuran pulau ini sangat kecil, warga setempat menyebutnya Gili Kedis yang berarti “Pulau Burung Pipit”. Pulau yang masih sangat asri ini memiliki pemandangan teduh dan menawan, dengan pasir putih dan batu karang di air laut yang begitu jernih. Berjalan-jalan santai mengelilingi pulau hanya memerlukan waktu 10 menit karena ukurannya yang mungil.
24. Gili Kondo
Pulau kecil tak berpenghuni di Lombok Timur ini cocok buat camping atau snorkeling. Pasir putih dan air sebening kaca akan menyambut kedatanganmu. Tidak ada kombinasi paling oke selain pulau, pantai, dan tak berpenghuni. Suasana alami dan damai akan kamu rasakan begitu menginjakkan kaki di pulau ini.
Pesona Air Terjun dan Wisata Alam Lainnya
25. Air Terjun Tiu Kelep
Air terjun megah ini berada di kawasan Senaru, kaki Gunung Rinjani, Lombok Utara. Dengan ketinggian sekitar 45 meter, aliran derasnya menciptakan kolam alami di bawahnya. Udara dingin, kabut lembut, dan suara deras air menciptakan atmosfer magis yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Untuk mencapai lokasi, kamu perlu trekking sekitar 30 menit melewati hutan tropis yang rimbun.
Air Terjun Tiu Kelep digadang-gadang sebagai air terjun paling romantis di Lombok, sangat cocok untuk liburan bersama pasangan. Kamu juga bisa menikmati pantulan pelangi dari kolam pada saat tertentu. Tiket masuk Rp10.000 per orang.
26. Air Terjun Sendang Gile
Masih berada di kawasan Senaru, Air Terjun Sendang Gile menyuguhkan keindahan air terjun di tebing bertingkat dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang asri . Ketinggiannya mencapai 30 meter, dengan air jernih yang menyegarkan. Air terjun ini sering menjadi destinasi pembuka bagi para pendaki Gunung Rinjani sebelum memulai pendakian. Tiket masuk Rp5.000 per orang.
27. Air Terjun Benang Kelambu
Tersembunyi di lereng Gunung Rinjani, Lombok Tengah, air terjun ini memiliki aliran air halus bak kelambu yang jatuh di dinding hijau yang ditumbuhi tanaman rambat . Suasana di sini sangat adem dan cocok untuk relaksasi jiwa. Kamu bahkan bisa melakukan terapi mandi alami di bawah guyuran airnya yang lembut.
28. Taman Wisata Sesaot (Aik Nyet)
Taman Wisata Sesaot merupakan kawasan hutan dan sungai jernih dengan suasana asri di Lombok Barat. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan lokasi piknik bersama keluarga. Terdapat gazebo-gazebo untuk bersantai dan spot foto menarik seperti luncuran air terjun, batuan besar di atas air, dan mushola yang mirip klenteng. Tiket masuk Rp5.000 sudah termasuk biaya parkir.
29. Rumah Pohon Gangga
Hidden gem di Lombok Utara ini cocok buat pemburu foto estetik . Rumah Pohon Gangga memiliki konsep gardu pandang yang berada di ketinggian, menawarkan pemandangan hutan, sawah hijau, dan Gunung Murmas dari kejauhan. Lokasinya juga dekat dengan Air Terjun Gangga, sehingga kamu bisa mengunjungi dua destinasi sekaligus.
30. Danau Segara Anak
Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Desa Sembalun Lawang, Lombok Utara, danau dengan luas 1.100 hektare ini memiliki nama yang berarti “anak laut” dalam bahasa Sasak. Kabut tipis yang kerap menghiasi area danau menambah keindahan pemandangan yang sudah luar biasa. Di sini kamu bisa memancing, berenang, atau sekadar berendam di air panas alami di sekitarnya.
Keunikan lain Danau Segara Anak adalah keberadaan Gunung Baru Jari yang muncul dari tengah danau. Hampir setiap tahun, danau ini menjadi lokasi upacara Mulang Pekelem yang dilakukan masyarakat lokal. Tiket masuk Rp35.000 per orang.
Wisata Budaya dan Sejarah
31. Desa Adat Sade
Di tengah modernisasi, Desa Sade di Lombok Tengah mempertahankan gaya hidup dan arsitektur tradisional Suku Sasak. Rumah-rumah beratap alang-alang dan tanah liat, serta aktivitas menenun yang dilakukan perempuan desa, membuat tempat ini kaya nilai sejarah dan budaya. Kamu bisa berkeliling dengan pemandu dengan bayaran seikhlasnya dan berbelanja berbagai pernik hingga kain khas suku Sasak.
32. Desa Sukarara
Desa di Lombok Timur ini menjadi sentra tenun songket yang masih melestarikan teknik tenun tradisional. Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan kain dari benang hingga hasil akhir, bahkan bisa mencoba menenun sendiri menggunakan alat tenun gedogan. Hasil tenun dengan motif dan warna unik dari desa ini sudah menembus pasar internasional, cocok untuk kamu jadikan oleh-oleh bermakna.
33. Islamic Center Mataram (Masjid Hubbul Wathan)
Salah satu ikon Pulau Lombok ini memiliki bangunan megah dan cantik dengan luas 74.749 meter persegi . Berlokasi di Jalan Udayana, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, masjid ini menjadi destinasi wisata religi yang wajib dikunjungi. Kamu bisa mengunjungi menara tingginya untuk melihat pemandangan Kota Mataram dari ketinggian dengan biaya Rp5.000 per orang.
34. Pura Meru
Pura Meru merupakan salah satu pura tertua yang dibangun pada tahun 1720 dan menjadi pura terbesar di Lombok . Berlokasi di Cakranegara, Kota Mataram, pura ini sangat sakral dan menjadi kebanggaan warga Lombok. Arsitektur khas Bali dengan sentuhan lokal membuat pura ini unik dan menarik untuk dijelajahi. Tiket masuk donasi seikhlasnya.
35. Taman Mayura
Taman Mayura memiliki suasana alam asri dan religius yang terdiri dari area taman dan area pura . Di tengahnya terdapat kolam dengan bangunan bernama Bale Kambang yang dulunya digunakan sebagai pengadilan kerajaan. Tempat ini sangat cocok untuk wisata sejarah dan memberikan ketenangan juga kesejukan. Tiket masuk Rp2.500 per orang.
36. Taman Narmada
Taman peninggalan Kerajaan Karangasem ini berada di kawasan Narmada, Lombok Barat. Dibangun sebagai replika Gunung Rinjani lengkap dengan “mini Segara Anak”, taman ini dulunya digunakan para raja untuk beristirahat dan bertapa. Kamu bisa melihat Bale Terang, Pura Narmada, dan Kolam Padmawangi yang masih terjaga keasliannya. Tiket masuk mulai Rp10.000.
37. Kota Tua Ampenan
Di Kota Tua Ampenan, kamu berkesempatan menyaksikan gedung-gedung tua berarsitektur klasik peninggalan masa kolonial. Dulu, kawasan ini merupakan kota pelabuhan utama dan terramai di Lombok. Sekarang, tempat ini cocok untuk jalan-jalan sore sambil menikmati sunset dan jajanan tradisional yang dijajakan pedagang lokal.
38. Desa Wisata Bilebante
Desa Wisata Bilebante di Lombok Tengah menawarkan pengalaman liburan unik bersama warga lokal. Kamu bisa mengamati budidaya rumput laut di sawah, memancing di Pasar Pancingan, spa ditemani pemandangan alam, hingga berkeliling desa dengan sepeda atau ATV. Jika ingin menginap, tersedia homestay dengan fasilitas lengkap.
39. Desa Tetebatu
Desa sejuk di lereng selatan Rinjani, Lombok Timur, ini sering dijuluki Ubud-nya Lombok. Ada hamparan sawah hijau, air terjun kecil, dan suasana desa yang adem. Kamu bisa berjalan-jalan di sekitar desa, belajar bertani, atau sekadar menikmati ketenangan yang sulit ditemukan di kota besar.
40. Gunung Tunak
Kawasan konservasi alam di Lombok Tengah ini menawarkan jalur trekking ringan hingga menengah. Di sini kamu akan menjumpai padang savana, tebing laut curam, serta menara pandang yang menyajikan panorama laut selatan Lombok yang luar biasa dramatis. Cocok untuk kamu yang suka petualangan dan fotografi alam.
Tips Berwisata ke Lombok
Waktu terbaik mengunjungi Lombok adalah pada bulan Juli hingga Agustus, saat cuaca cerah dan laut tenang. Durasi ideal untuk menjelajahi pulau ini sekitar 5 hari, agar kamu bisa menikmati beberapa destinasi utama tanpa terburu-buru.
Akses menuju Lombok sangat mudah. Bandara Lombok melayani penerbangan langsung dari berbagai kota besar di Indonesia maupun mancanegara. Dari bandara, kamu bisa menyewa mobil atau motor untuk menjelajahi pulau. Pastikan kamu sudah memesan tiket dan akomodasi jauh-jauh hari, terutama jika berkunjung saat musim liburan.
Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian alam saat berkunjung. Bawa pulang sampahmu dan patuhi aturan setempat. Dengan begitu, keindahan Lombok akan tetap terjaga untuk dinikmati generasi mendatang.
Bagikan artikel ini kepada teman atau keluargamu yang sedang merencanakan liburan ke Lombok. Siapa tahu, informasi ini bisa membantu mereka mewujudkan liburan impian. Selamat berpetualang dan temukan sendiri mengapa Lombok disebut sebagai surga wisata Indonesia timur.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi wisata Lombok?
Waktu terbaik mengunjungi Lombok adalah pada bulan Juli hingga Agustus, di mana cuaca sedang cerah-cerahnya dan laut dalam kondisi tenang . Musim kemarau yang berlangsung sekitar April hingga Oktober juga cocok untuk aktivitas luar ruangan seperti snorkeling, diving, dan trekking. Hindari musim hujan antara November hingga Maret jika kamu berencana melakukan banyak aktivitas air.
2. Berapa biaya tiket masuk tempat wisata di Lombok?
Biaya masuk bervariasi tergantung destinasi. Pantai-pantai umumnya gratis dan hanya membayar parkir Rp5.000-Rp10.000. Destinasi seperti Pantai Pink memungut biaya Rp10.000 untuk lokal dan Rp50.000 untuk mancanegara. Air terjun dan taman wisata biasanya mematok tarif Rp5.000-Rp10.000 per orang, sementara Danau Segara Anak Rp35.000 per orang .
3. Apa saja destinasi wajib dikunjungi di Lombok untuk pertama kali?
Untuk kunjungan pertama, kamu wajib mengunjungi Pantai Kuta Mandalika untuk merasakan pasir unik seperti merica, Bukit Merese untuk melihat sunset spektakuler, Gili Trawangan untuk pengalaman pulau tropis tanpa kendaraan bermotor, dan Desa Adat Sade untuk mengenal budaya Sasak . Jika suka petualangan, Air Terjun Tiu Kelep di kaki Rinjani juga sangat direkomendasikan.
4. Bagaimana cara menuju Gili Trawangan dari Lombok?
Dari Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara, kamu bisa menyeberang ke Gili Trawangan dengan kapal umum seharga Rp20.000–Rp25.000 per orang. Alternatif lain, kamu bisa naik fast boat dari Bali langsung menuju Gili Trawangan dengan harga mulai Rp250.000 . Perjalanan memakan waktu sekitar 30-45 menit tergantung jenis kapal.
5. Apa kuliner khas Lombok yang wajib dicoba saat berkunjung?
Kuliner khas Lombok yang wajib kamu coba adalah Ayam Taliwang, hidangan ayam bakar dengan bumbu pedas khas yang menggugah selera. Jangan lewatkan juga Plecing Kangkung, sayur kangkung rebus dengan sambal tomat segar yang menjadi pendamping sempurna ayam taliwang . Untuk camilan, coba sambal cengeh yang pedasnya meledak di lidah.



