Lubuk Penyengat
Lubuk Penyengat membuktikan bahwa ide kreatif anak muda mampu menyulap aliran sungai biasa menjadi destinasi wisata hits di Muaro Jambi. Terletak di Desa Baru, Kecamatan Muara Sebo, tempat ini berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Jambi. Perjalanan menggunakan kendaraan roda dua akan terasa menyenangkan karena kamu bisa menikmati pemandangan hijau khas pedesaan. Sesampainya di simpang tiga menuju Kompleks Percandian Muara Jambi, kamu harus berbelok menuju desa kecil dan menempuh jalan sepanjang 500 meter untuk memulai petualangan di Lubuk Penyengat.
Daya Tarik Lubuk Penyengat

Sesampainya di lokasi, kamu akan disambut dengan pemandangan pondok-pondok kayu yang berdiri di atas aliran sungai desa yang tenang. Suasana asri ini muncul berkat kerja keras Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Mereka tidak hanya membersihkan semak belukar, tetapi juga menciptakan berbagai spot foto Instagramable yang unik .
Beberapa daya tarik yang wajib kamu abadikan antara lain:
- Patung Tangan Dewa: Terbuat dari lilitan rotan, patung ini bisa dinaiki hingga lima orang untuk mendapatkan sudut foto yang dramatis.
- Simbol I Love You: Mengambang di atas sungai, cocok untuk foto romantis.
- Ayunan Sarang Burung: Bergelantung di atas sungai, memberikan sensasi santai dengan latar belakang alam .
- Arena Bermain Kreatif: Patung Dinosaurus dan SpongeBob yang seluruhnya terbuat dari sabut kelapa, membuktikan bahwa limbah bisa disulap menjadi karya seni menarik.
Aktivitas Wisata di Lubuk Penyengat

Lubuk Penyengat tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pengalaman interaktif yang seru:
1. Menelusuri Sungai dengan Perahu Sampan
Kamu bisa menyewa perahu sampan untuk mengelilingi lubuk. Pengunjung diperbolehkan mengemudikan perahu sendiri atau menggunakan jasa petugas. Demi keselamatan, rompi pelampung sudah disediakan oleh pengelola .
2. Bersantai di Pondok Sungai
Duduk santai di pondok sambil menikmati aliran air yang tenang adalah cara sempurna untuk melepas penat. Suara alam dan semilir angin akan menemani waktu bersantaimu.
3. Berburu Oleh-Oleh Khas
Komunitas pemuda setempat menciptakan souvenir autentik berupa gelang dan kalung dari biji pohon Sebalik Sumpah. Aksesoris ini terinspirasi dari perhiasan Suku Anak Dalam dan menjadi kenang-kenangan khas yang sarat makna budaya.
4. Menjelajahi Kompleks Percandian Muara Jambi
Lokasi Lubuk Penyengat sangat dekat dengan kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara. Kamu bisa menggabungkan wisata alam dengan wisata sejarah dalam satu hari.
Kuliner Lezat di Sekitar Lokasi
Setelah lelah berkeliling, kamu bisa memanjakan lidah dengan berbagai hidangan khas Jambi. Beberapa warung di sekitar menawarkan menu menggugah selera seperti:
- Rendang Khas Jambi: Daging sapi empuk dengan bumbu yang kaya rempah.
- Ikan Patin atau Nila Bakar: Ikan air tawar segar dengan sambal pedas.
- Kerupuk Kulit dan Otak-otak: Cocok sebagai camilan.
- Es Kacang Merah atau Jus Kelapa Muda: Minuman segar untuk melepas dahaga setelah beraktivitas di bawah terik matahari.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Kabar gembira untuk kamu yang ingin liburan hemat. Tiket masuk Lubuk Penyengat hanya Rp 5.000 per orang . Harga yang sangat ramah di kantong untuk menikmati keindahan alam dan spot foto kekinian.
Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Sebaiknya kamu datang pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari dan mendapatkan cahaya terbaik untuk berfoto.
Tips Berkunjung ke Lubuk Penyengat
Agar liburanmu semakin berkesan, simak beberapa tips berikut ini:
- Bawa Kamera: Pastikan baterai penuh dan memori kosong karena banyak spot foto menarik.
- Gunakan Pakaian Nyaman: Bawalah pakaian ganti jika berencana untuk bermain air.
- Patuhi Petunjuk Keselamatan: Saat naik perahu, selalu gunakan rompi pelampung yang disediakan .
- Jaga Kebersihan: Selalu buang sampah pada tempatnya untuk membantu menjaga keindahan Lubuk Penyengat.
- Cek Info Terkini: Untuk informasi terbaru, kamu bisa mengunjungi InstagramÂ
lubuk_penyegat. - Kunjungan Ramah Lingkungan: Pada tahun 2024, Pertamina bersama masyarakat menebar 150 ribu bibit ikan nilem untuk memperkuat ekosistem perairan . Kamu bisa berkontribusi menjaga kelestariannya dengan tidak menangkap ikan secara sembarangan.
Peta Lokasi
Bagikan artikel ini ke teman-temanmu agar mereka juga tahu tentang surga tersembunyi di Muaro Jambi. Siapa tahu, liburan seru berikutnya bisa kamu rencanakan bersama mereka!
Baca juga:
- Candi Muaro Jambi: Sejarah, Keunikan, Fungsi, dan Luasnya
- Rawa Bento: Daya Tarik dan Tantangan Ekologis
- Candi Tinggi di Kawasan Percandian Muaro Jambi
- Lokasi dan Sejarah Candi Gumpung Muaro Jambi
- Hesti’s Garden: Sejarah, Daya Tarik, Fasilitas, dan Harga Tiket
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Bagaimana rute menuju Lubuk Penyengat dari Kota Jambi?
Dari Kota Jambi, kamu menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer menuju arah Muara Sebo. Perjalanan menggunakan motor memakan waktu sekitar 30 menit. Kamu akan tiba di simpang tiga menuju Kompleks Percandian Muara Jambi, lalu belok menuju desa kecil dan berjalan sekitar 500 meter hingga tiba di lokasi .
2. Apa saja spot foto terbaik di Lubuk Penyengat?
Beberapa spot terbaik antara lain ayunan sarang burung di atas sungai, patung tangan dewa dari rotan, simbol I Love You yang mengambang, serta arena bermain dengan patung Dinosaurus dan SpongeBob yang terbuat dari sabut kelapa.
3. Berapa biaya tiket masuk dan jam buka Lubuk Penyengat?
Tiket masuk Lubuk Penyengat adalah Rp 5.000 per orang. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
4. Apada saja oleh-oleh khas yang bisa dibeli di Lubuk Penyengat?
Kamu bisa membeli gelang dan kalung dari biji pohon Sebalik Sumpah. Perhiasan ini terinspirasi dari aksesoris Suku Anak Dalam dan dibuat oleh komunitas pemuda setempat sebagai souvenir khas.
5. Apakah ada aktivitas air yang bisa dilakukan di sana?
Ya, kamu bisa menyusuri sungai dengan perahu sampan. Pengunjung diperbolehkan mengemudikan sendiri atau menggunakan jasa petugas. Pengelola juga menyediakan rompi pelampung untuk keselamatan selama beraktivitas di air.
Photo-Photo







