Bayar parkir pakai QRIS telah mengubah pengalaman berkendara sehari-hari kita. Bayangkan: kamu baru saja menghabiskan waktu di mal atau menyelesaikan rapat di perkantoran. Saat tiba di gerbang keluar parkir, alih-alih sibuk mencari uang receh atau menunggu petugas datang, kamu hanya mengeluarkan ponsel, scan kode, dan dalam hitungan detik gerbang terbuka. Itulah kemudahan nyata yang ditawarkan oleh sistem pembayaran digital ini. Teknologi ini bukan lagi sekadar tren, melainkan solusi cerdas yang menjawab tantangan mobilitas urban modern dengan efisiensi luar biasa.
Penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi parkir mengalami lonjakan popularitas seiring komitmen pemerintah dan industri jasa keuangan dalam mendorong transformasi digital. Sistem ini menyatukan berbagai penyedia pembayaran digital ke dalam satu kode universal, membuatnya sangat fleksibel untuk diterapkan di berbagai lokasi, mulai dari pusat perbelanjaan megah, gedung perkantoran, rumah sakit, hingga area parkir publik di pinggir jalan.
Cara Bayar Parkir Pakai QRIS
Bagi kamu yang belum pernah mencoba, jangan khawatir. Proses cara bayar parkir pakai QR sangat intuitif dan sederhana. Ikuti panduan berikut untuk pengalaman pertama yang mulus:
1. Pastikan Dukungan QRIS di Lokasi Parkir
Sebelum masuk atau saat akan keluar, perhatikan area sekitarmu. Logo QRIS yang berbentuk persegi dengan motif khas biasanya terpampang jelas di dekat mesin pembayaran, tiket parkir elektronik, atau papan informasi. Pastikan area parkir tersebut mendukung sistem parkir non-tunai sebelum kamu memutuskan untuk tidak membawa uang tunai.
2. Siapkan Aplikasi Pembayaran Digitalmu
Periksa untuk memastikan bahwa smartphone-mu sudah terinstal aplikasi mobile banking, dompet digital, atau e-wallet yang mendukung fitur scan QRIS. Contohnya seperti aplikasi Bank Saqu, DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, LinkAja, atau aplikasi bank lainnya. Cek pula saldo atau limit kartu kredit di aplikasi tersebut mencukupi dan koneksi internetmu stabil.
3. Scan Kode QR yang Tersedia
Setelah mengambil tiket atau saat akan keluar, buka aplikasi pembayaran pilihanmu. Pilih menu “Scan QRIS” atau ikon serupa. Arahkan kamera ponsel ke kode QR yang tertera pada mesin parkir, tiket cetak, atau layar monitor. Pastikan kode terbaca dengan jelas.
4. Verifikasi Detail Transaksi dengan Teliti
Setelah kode berhasil di-scan, layar ponselmu akan menampilkan detail transaksi. Periksa dengan saksama nominal pembayaran dan nama merchant atau penyedia jasa parkir. Informasi ini harus sesuai dengan lokasimu. Tindakan ini melindungimu dari kemungkinan kesalahan nominal atau aktivitas penipuan.
5. Konfirmasi dan Selesaikan Pembayaran
Bila semua data sudah benar, lanjutkan dengan menekan tombol “Bayar” atau “Konfirmasi”. Kamu mungkin perlu memasukkan PIN, pola, atau menggunakan autentikasi biometrik (sidik jari/face ID) untuk otorisasi. Transaksi yang sukses akan ditandai dengan notifikasi di aplikasi dan biasanya gerbang parkir akan terbuka secara otomatis dalam beberapa detik. Simpan bukti pembayaran digital yang dikirimkan ke aplikasi atau emailmu.
Tips Keamanan Saat Bertransaksi Parkir dengan QRIS
Meski dirancang aman, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama. Terapkan tips berikut untuk melindungi data dan dana milikmu:
- Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak terenkripsi saat akan melakukan pembayaran digital. Gunakan paket data pribadimu untuk menghindari risiko penyadapan data.
- Memastikan aplikasi dompet digital atau mobile banking milikmu dilindungi dengan kunci keamanan tambahan seperti Transaksi.
- Aktifkan Notifikasi Transaksi Real-Time karena dengan fitur ini, kamu akan mendapat alert instan untuk setiap transaksi, sehingga bisa cepat bertindak jika ada aktivitas mencurigakan.
- Update aplikasi selalu membawa perbaikan keamanan (security patch) untuk menutupi celah yang mungkin dieksploitasi peretas.
- Screenshot atau notifikasi berhasil bayar sebaiknya disimpan hingga kamu yakin transaksi sudah benar-benar selesai dan tidak ada klaim ulang.
Dampak Positif QRIS untuk Parkir
Adopsi sistem parkir QRIS membawa dampak positif yang lebih luas bagi ekosistem perkotaan. Bagi pemerintah daerah, ini adalah alat untuk modernisasi penerimaan daerah. Setiap pembayaran parkir di lahan publik yang menggunakan QRIS untuk parkir akan masuk langsung ke kas daerah tanpa melalui banyak tangan, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah dan meminimalisir pungutan liar.
Bagi pengelola gedung swasta, sistem ini menekan biaya operasional (seperti pengelolaan uang tunai, setor bank, dan risiko selisih kas) serta memberikan data transaksi yang akurat untuk analisis bisnis. Dan bagi masyarakat, kontribusi terbesar adalah partisipasi dalam gerakan cashless society atau masyarakat tanpa tunai yang lebih efisien, transparan, dan modern.
Bagikan artikel ini ke teman atau grup keluarga kamu agar lebih banyak orang yang terbantu dengan kemudahan sistem ini!
Baca juga:
- Cara Pindahkan Saldo ShopeePay ke DANA tanpa Biaya Admin
- Ini 2 Cara Buat Akun Tokopedia Untuk Pengguna Baru
- 5 Cara Merawat Baterai HP Agar Lebih Awet
- Kode ShopeePay BCA dan Cara Menggunakannya
- Cara Bayar Adakami Lewat BRImo, Panduan Praktis
- Cara Bayar BFI Lewat GoPay, Panduan Praktis
Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Bayar Parkir Pakai QRIS
1. Apa saja aplikasi yang bisa dipakai untuk bayar parkir pakai QRIS?
Kamu bisa menggunakan hampir semua aplikasi pembayaran digital utama di Indonesia yang memiliki fitur scan QRIS, seperti mobile banking (BNI, BRI, Mandiri, BCA, dll), DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, dan LinkAja.
2. Bagaimana jika transaksi sudah berhasil dibayar tapi gerbang parkir tidak terbuka?
Jangan panik. Pertama, pastikan kamu telah menerima notifikasi “Transaksi Berhasil” dari aplikasi. Kemudian, tunjukkan bukti pembayaran tersebut kepada petugas parkir di lokasi. Mereka biasanya memiliki mekanisme manual untuk membuka gerbang atau memverifikasi transaksi di sistem mereka.
3. Apakah bayar parkir pakai QRIS dikenakan biaya tambahan?
Umumnya, tidak ada biaya tambahan (admin) yang dikenakan kepada pengguna. Biaya transaksi sudah menjadi tanggung jawab merchant (pengelola parkir). Namun, selalu cek detail transaksi sebelum konfirmasi untuk memastikan.
4. Bisakah bayar parkir pakai QRIS dilakukan tanpa sinyal internet?
Tidak bisa. Proses scan hingga konfirmasi pembayaran membutuhkan koneksi internet untuk terhubung ke server pembayaran dan melakukan validasi. Pastikan sinyalmu baik sebelum memulai transaksi.
5. Apa yang harus dilakukan jika salah scan kode QR atau salah bayar?
Segera hubungi customer service dari aplikasi pembayaran yang kamu gunakan dan laporkan kesalahan transaksi. Siapkan bukti screenshot dan detail lokasi parkir. Kemudian, laporkan juga kepada pengelola parkir setempat untuk mencari solusi bersama.




