Makanan Setelah Berenang
Makanan Setelah Berenang – Kamu baru saja selesai menjalani sesi renang yang intens, merasakan setiap otot di tubuhmu bekerja, dan kini yang terpikir adalah makanan setelah berenang yang tepat untuk mengisi ulang energi. Memilih asupan yang tepat pasca-latihan bukan sekadar soal mengisi perut, melainkan strategi penting untuk mempercepat pemulihan, membangun otot, dan mempersiapkan tubuh untuk sesi berikutnya. Nutrisi post-swim yang tepat akan membantu tubuhmu memulihkan diri, mengisi kembali cadangan glikogen yang terkuras, dan memperbaiki serat otot yang mengalami micro-tear selama berolahraga. Tanpa strategi nutrisi yang baik, kamu berisiko mengalami kelelahan berkepanjangan, performa stagnan, bahkan cedera.
Komponen Penting dalam Menu Makanan Setelah Berenang
Menu pemulihan otot pasca-olahraga yang ideal untuk perenang harus mengandung tiga komponen utama: Protein, Karbohidrat, dan Cairan.
1. Protein
Protein berperan sebagai bahan pembangun untuk memperbaiki serat otot yang rusak selama berenang. Konsumsi protein setelah berenang merangsang sintesis protein otot, membantu adaptasi tubuh terhadap latihan, dan membuatmu lebih kuat untuk sesi berikutnya.
@bams_pasla Latihan Subuh, abg Attila and team Pari Sakti Jambi #BAMS ♬ Untukmu yang Masih Bertahan – Valent Duga
Pilih sumber protein terbaik seperti dada ayam tanpa kulit, ikan seperti salmon atau tuna, telur, tofu, tempe, Greek yogurt, keju cottage, atau protein shake. Rekomendasi takarannya sekitar 15-25 gram protein dalam makanan pasca-berenang.
2. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan bahan bakar utama selama berenang intens. Mengonsumsinya setelah berenang mengisi kembali simpanan glikogen otot yang telah habis digunakan. Kamu sebaiknya memilih karbohidrat kompleks yang memberikan energi berkelanjutan dan kaya serat. Sumber karbohidrat kompleks yang sangat baik meliputi nasi merah, quinoa, ubi jalar, oatmeal, roti gandum utuh, pasta gandum, serta buah-buahan seperti pisang atau beri. Untuk pemulihan optimal, rasio karbohidrat dan protein umumnya berkisar antara 3:1 hingga 4:1.
3. Hidrasi dan Elektrolit
Meski berenang di air, tubuh tetap berkeringat dan kehilangan cairan serta elektrolit. Dehidrasi ringan saja sudah dapat mengganggu proses pemulihan dan fungsi tubuh milikmu. Air putih selalu menjadi pilihan utama untuk rehidrasi. Untuk sesi renang yang sangat intens atau berdurasi lebih dari 60 menit, kamu bisa mempertimbangkan minuman elektrolit rendah gula atau air kelapa. Tanda bahwa hidrasimu sudah cukup adalah warna urin yang jernih atau kuning muda.
Rekomendasi Makanan dan Camilan Sehat Setelah Berenang
Berikut beberapa ide makanan setelah berenang yang praktis, bergizi, dan lezat:
1. Untuk Makanan Utama
Untuk makanan utama di waktu yang tepat seperti makan siang atau makan malam, kamu dapat membuat Grilled Chicken Salad dengan Quinoa. Hidangan ini memadukan dada ayam bakar dengan quinoa, sayuran hijau segar, tomat ceri, dan siraman dressing berbahan minyak zaitun serta perasan lemon. Pilihan lain adalah Salmon dengan Ubi Panggang dan Brokoli Kukus yang menawarkan kombinasi sempurna antara asam lemak omega-3 dari salmon, karbohidrat kompleks dari ubi, serta serat dan vitamin dari brokoli. Omelet Sayur dan Roti Gandum juga menjadi alternatif cepat; buat omelet dari dua butir telur yang diisi campuran bayam, jamur, dan paprika, lalu sajikan bersama selembar roti gandum panggang. Bagi yang menyukai pilihan nabati, Nasi Merah dengan Tumis Tahu dan Tempe menyediakan protein lengkap dari kedelai serta karbohidrat sehat dari nasi merah.
2. Untuk Cepat Saji/Camilan Pemulihan
Bila kamu belum masuk waktu makan besar dan membutuhkan sesuatu yang cepat, beberapa camilan pemulihan ini sangat direkomendasikan. Smoothie Bowl bisa menjadi pilihan menyegarkan dengan memblander Greek yogurt, pisang beku, dan sedikit susu almond, kemudian menaburkan granola, chia seed, serta potongan buah di atasnya. Untuk kombinasi yang praktis dan penuh energi, cobalah Roti Gandum dengan Selai Kacang dan Pisang yang menyajikan karbohidrat, protein sehat, dan kalium dalam satu gigitan. Greek Yogurt dengan Beri dan Kacang Almond memadukan protein tinggi, antioksidan dari buah beri, serta lemak baik dari kacang almond. Atau, bawalah camilan paling simpel namun efektif seperti Telur Rebus dan Pisang yang mudah disiapkan dan dikonsumsi tepat setelah kamu keluar dari kolam renang.
Waktu yang Tepat untuk Makan Setelah Berenang
Ahli gizi merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan atau camilan bergizi dalam waktu 45-60 menit setelah sesi berenang berakhir merupakan “window of opportunity” atau jendela anabolik. Pada periode ini, sensitivitas insulin otot tinggi, sehingga tubuh lebih efisien menggunakan glukosa dan asam amino untuk pemulihan dan pengisian energi. Jika kamu tidak bisa makan besar dalam jangka waktu tersebut, konsumsilah snack pemulihan (seperti smoothie atau yogurt) terlebih dahulu, kemudian lanjutkan dengan makanan lengkap 1-2 jam kemudian.
Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Setelah Berenang
Sama pentingnya dengan mengetahui apa yang harus dikonsumsi, kamu juga perlu tahu apa yang harus dihindari:
- Kentang goreng, burger cepat saji, atau makanan berminyak lain memperlambat pencernaan dan menghambat penyerapan nutrisi penting.
- Soda, minuman kemasan rasa, atau kue manis dapat menyebabkan sugar crash (energi turun drastis) dan peradangan.
- Alkohol mengganggu sintesis protein, menyebabkan dehidrasi, dan menghambat proses pemulihan alami tubuh.
- Makanan pedas berat dapat mengganggu pencernaan, terutama jika perut masih dalam kondisi lelah setelah berolahraga.
Bagikan artikel ini kepada teman-teman seperenanganmu atau di media sosial milikmu! Diskusikan, makanan pemulihan favorit apa yang biasa mereka konsumsi? Dengan berbagi ilmu, kita bisa sama-sama berenang lebih sehat dan bertenaga.
Baca juga:
- Mengenal Seni Bela Diri Olah Raga Tarung Derajat AA Boxer
- 11 Manfaat Brokoli Putih, Sayuran Sejuta Kebaikan bagi Kesehatan
- 12 Manfaat Susu Kurma untuk Anak, Pria, dan Wanita
- 20 Manfaat Temu Putih untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Tips Memilih dan 15 Manfaat Jambu Biji Merah
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ) Seputar Makanan Setelah Berenang
1. Apakah boleh minum kopi setelah berenang?
Kopi (kafein) dalam jumlah kecil (1 cangkir) boleh dikonsumsi, karena memiliki efek antioksidan dan dapat meredakan nyeri otot. Namun, hindari berlebihan dan pastikan kamu tetap minum air putih sebagai prioritas utama untuk rehidrasi.
2. Buah apa yang paling bagus dikonsumsi setelah berenang?
Pisang adalah pilihan utama karena kaya kalium (elektrolit yang hilang saat berkeringat) dan karbohidrat mudah cerna. Buah beri (stroberi, blueberry) juga bagus karena mengandung antioksidan untuk melawan radikal bebas pasca-latihan.
3. Saya berenang malam hari, apakah tetap harus makan setelahnya?
Ya. Namun, pilih makanan yang lebih mudah dicerna seperti sup ayam dengan sayuran, smoothie protein, atau yogurt dengan buah. Hindari makanan berat dan berlemak yang dapat mengganggu tidur.
5. Apakah minuman isotonik wajib dikonsumsi setelah berenang?
Tidak wajib. Untuk sesi renang biasa di bawah 60 menit, air putih sudah cukup. Minuman isotonik lebih dibutuhkan untuk sesi latihan sangat intens, durasi panjang (>90 menit), atau jika kamu berkeringat sangat banyak, untuk menggantikan elektrolit dengan cepat.
Referensi
- Lempart-Rapacewicz, A., Kudlek, E., Brukało, K., Rapacewicz, R., Lempart, Ł., & Dudziak, M. (2023). The threat of food additive occurrence in the environment—A case study on the example of swimming pools. Foods, 12(6), 1188.
- Li, Z., Zhu, H., Hua, H., Liu, C., Cheng, Y., Guo, Y., … & Qian, H. (2022). Anti-fatigue activity of Brassica rapa L. extract and correlation among biochemical changes in forced swimming mice. Food Bioscience, 47, 101633.
- Choi, M., Lee, J. H., Lee, Y. J., Paik, H. D., & Park, E. (2022). Egg yolk protein water extracts modulate the immune response in BALB/c mice with immune dysfunction caused by forced swimming. Foods, 11(1), 121.
- Finlay, J. B., Hartman, A. F., & Weir, R. C. (1995). Post-swim orthostatic intolerance in a marathon swimmer. Medicine and science in sports and exercise, 27(9), 1231-1237.




