Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal – Sejak zaman dahulu, daun seledri telah dikenal sebagai tanaman obat yang memiliki banyak khasiat. Daun seledri memiliki nama latin Apium graveolens dan berasal dari daerah Mediterania dan Timur Tengah. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam daun seledri antara lain seperti:
- Kalium
- Natrium
- Air
- Kalsium
- Karbohidrat
- Protein
- Vitamin B6
Selain itu, daun seledri juga mengandung antioksidan jenis flavonoid, serta mineral dan vitamin lainnya, seperti zat besi, zinc, kolin, tembaga, asam folat, magnesium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.
Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

berikut ini ragam manfaat daun seledri untuk ginjal yang didukung oleh sejumlah sumber ilmiah.
1. Sumber Antioksidan yang Melindungi dari Stres Oksidatif
Ginjal sangat rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas karena tingginya aliran darah dan proses metabolisme yang terjadi di dalamnya. Stres oksidatif ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan sel ginjal (nefrotoksisitas). Daun seledri kaya akan antioksidan flavonoid seperti apigenin, luteolin, dan senyawa fenolik lainnya. Antioksidan ini menetralisir radikal bebas, mengurangi peradangan, dan melindungi sel-sel ginjal dari kerusakan DNA, sehingga membantu mempertahankan strukturnya yang sehat.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine menunjukkan bahwa ekstrak seledri secara signifikan mengurangi penanda stres oksidatif dan peradangan pada ginjal tikus yang diinduksi dengan bahan kimia beracun.
2. Mencegah dan Membantu Mengatasi Batu Ginjal
Batu ginjal terbentuk ketika mineral seperti kalsium oksalat menumpuk dan mengkristal. Manfaat seledri dalam hal ini bersifat dua arah:
- Kandungan airnya yang sangat tinggi (sekitar 95%) bertindak sebagai diuretik alami, yang meningkatkan produksi urine. Ini membantu membilas kelebihan mineral dan mencegahnya mengendap dan membentuk kristal.
- Senyawa tertentu dalam seledri, seperti 3-n-butylphthalide (NBP) dan etanol, diduga dapat membantu memecah batu yang sudah terbentuk, khususnya batu kalsium oksalat, sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui urine.
Dengan meningkatkan volume urine dan frekuensi buang air kecil, seledri menciptakan lingkungan yang tidak ideal bagi mineral untuk berkristalisasi.
3. Mengendalikan Tekanan Darah
Hipertensi adalah penyebab utama kerusakan ginjal kronis. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah halus di ginjal, mengurangi kemampuannya untuk menyaring darah secara optimal. Seledri bekerja melalui tiga mekanisme:
- Mineral Kalium adalah vasodilator alami, membantu mengendurkan dinding pembuluh darah, mengurangi ketegangan pada sistem kardiovaskular, dan menurunkan tekanan darah.
- Senyawa Phthalides memberikan aroma khas pada seledri. Phthalides telah terbukti melemaskan jaringan otot polos di dinding arteri, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu menurunkan hormon stres yang dapat menyempitkan pembuluh darah.
- Antioksidan melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan pengerasan dan penyempitan (aterosklerosis).
Sebuah laporan dalam Natural Medicine Journal menyoroti peran ekstrak biji seledri dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
4. Meningkatkan Kinerja Ginjal
Dengan mengurangi beban kerja ginjal (melalui detoksifikasi antioksidan), melancarkan aliran urine, dan menjaga kesehatan pembuluh darah, kinerja keseluruhan ginjal dapat meningkat. Ginjal yang tidak terbebani oleh racun dan peradangan dapat menyaring darah dengan lebih efisien. Meskipun klaim bahwa seledri secara langsung “meningkatkan fungsi ginjal” masih membutuhkan lebih banyak penelitian pada manusia, bukti tidak langsung dari efek diuretik dan antioksidannya sangat kuat dalam mendukung lingkungan yang optimal bagi ginjal untuk berfungsi.
5. Berpotensi Menekan Risiko Kanker Ginjal
Karsinoma sel ginjal adalah jenis kanker ginjal yang paling umum. Seledri mengandung vitamin C dan apigenin, dua senyawa dengan potensi antikanker yang kuat.
- Vitamin C sebagai antioksidan, melindungi sel dari mutasi yang dapat memicu kanker.
- Apigenin telah banyak dipelajari karena sifatnya yang dapat memicu apoptosis (kematian sel terprogram) pada berbagai jenis sel kanker dan menghambat pertumbuhan serta penyebaran tumor.
Penelitian dalam Cancer Prevention Research menunjukkan bahwa apigenin memiliki efek penghambatan yang signifikan terhadap proliferasi sel kanker dalam berbagai model studi.
Cara Praktis Mengonsumsi Seledri untuk Manfaat Maksimal
- Jus Seledri Segar adalah cara paling populer. Jus 1-2 batang seledri (termasuk daun) di pagi hari sebelum makan dipercaya dapat memaksimalkan penyerapan nutrisinya.
- Konsumsi seledri mentah dalam salad mempertahankan semua enzim dan nutrisi alaminya.
- Celupkan batang seledri ke dalam hummus atau Greek yogurt untuk camilan sehat.
- Meskipun sebagian nutrisi mungkin berkurang karena panas, menambahkan seledri di akhir proses memasak masih memberikan manfaat dan rasa.
Peringatan dan Kontraindikasi Penting
- Konsumsi dalam jumlah wajar (misalnya, 1-2 gelas jus seledri per hari). Kelebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
- Seledri mengandung goitrin, yang dalam jumlah sangat besar dapat mengganggu penyerapan yodium dan memperburuk kondisi hipotiroid. Namun, risikonya sangat rendah dengan konsumsi normal sebagai makanan.
- Karena efek diuretiknya, seledri dapat berinteraksi dengan obat diuretik lainnya (seperti furosemid), berpotensi menyebabkan dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit. Ia juga dapat memperkuat efek obat penurun tekanan darah.
- Meskipun jarang, beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap seledri.
- Bila memiliki penyakit ginjal stadium lanjut, terutama yang memerlukan pembatasan kalium, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum menambahkan seledri ke dalam diet, karena kandungan kaliumnya mungkin perlu diawasi.
Itulah beberapa Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal, semoga informasi ini bermanfaat.
Baca juga:
- 16 Manfaat Air Kelapa Tua Lebih Dari Sekedar Pelepas Dahaga
- Wajib Coba! 10 Manfaat Wortel yang Jarang Diketahui
- Segar dan Kaya Manfaat, Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil
- Berikut ini 6 Manfaat Kayu Manis Untuk Ibu Hamil
Referensi
- Kooti, W., & Daraei, N. (2017). A Review of the Antioxidant Activity of Celery (Apium graveolens L). Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine, *22*(4), 1029–1034. https://doi.org/10.1177/2156587217717415
- Jia, L., Jia, Q., Shang, Y., Dong, X., & Li, L. (2015). Vitamin C intake and risk of renal cell carcinoma: A meta-analysis. Scientific Reports, 5, 17921. https://doi.org/10.1038/srep17921
- Al-Asmari, A. K., Athar, M. T., & Kadasah, S. G. (2017). An Updated Phytopharmacological Review on Medicinal Plant of Arab Region: Apium graveolens Linn. Pharmacognosy Reviews, *11*(21), 13–18. https://doi.org/10.4103/phrev.phrev_35_16
- Vargas, F., Romecín, P., García-Guillén, A. I., Wangesteen, R., Vargas-Tendero, P., Paredes, M. D., & Atucha, N. M. (2018). Flavonoids in kidney health and disease. Frontiers in Physiology, 9, 394. https://doi.org/10.3389/fphys.2018.00394
- Moghadam, M. H., Imenshahidi, M., & Mohajeri, S. A. (2013). Antihypertensive effect of celery seed on rat blood pressure in chronic administration. Journal of Medicinal Food, 16(6), 558–563. https://doi.org/10.1089/jmf.2012.2664
- Roumeliotis, S., Roumeliotis, A., Dounousi, E., Eleftheriadis, T., & Liakopoulos, V. (2019). Dietary antioxidant supplements and uric acid in chronic kidney disease: A review. Nutrients, 11(8), 1911. https://doi.org/10.3390/nu11081911
- Cleveland Clinic. (2025, June 23). 6 Health Benefits of Celery. Health Essentials. https://health.clevelandclinic.org/celery-may-help-bring-your-high-blood-pressure-down/
- Pugle, M. (2023, May 10). Is Celery Good for You? Health Benefits and Risk. Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/celery-7489011
- American Heart Association. (2024, May 10). How high blood pressure can lead to kidney damage or failure. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/health-threats-from-high-blood-pressure/how-high-blood-pressure-can-lead-to-kidney-damage-or-failure
- Kubala, J. (2025, May 12). The 17 best foods for high blood pressure. Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-blood-pressure




