Perbedaan Router dan Repeater
Hardware

Perbedaan Router dan Repeater dalam sebuah Jaringan

Dalam dunia jaringan komputer, kita sering mendengar tentang perangkat yang bernama router dan repeater. Kedua perangkat ini memegang peranan penting dalam menjaga konektivitas dan kualitas sinyal dalam sebuah jaringan. Meskipun sering disamakan, sebenarnya router dan repeater memiliki perbedaan mendasar dalam fungsi dan cara kerjanya.

Pengertian Router dan Repeater

Perbedaan Router dan Repeater

Sebelum membahas perbedaan antara router dan repeater, penting untuk memahami terlebih dahulu pengertian dari kedua perangkat ini.

Apa Itu Router?

Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antara dua jaringan atau lebih. Biasanya, router digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan jaringan internet. Router bekerja pada lapisan jaringan dalam arsitektur jaringan atau model OSI, yang membuatnya memiliki beberapa fungsi utama seperti mengelola lalu lintas antara jaringan-jaringan dan meneruskan paket data ke alamat IP yang dituju. Selain itu, router juga memungkinkan beberapa perangkat menggunakan koneksi Internet yang sama.

Router dapat digunakan dalam berbagai jenis jaringan, baik itu jaringan lokal (LAN) maupun jaringan luas (WAN). Jumlah port koneksi pada router umumnya mencapai 5 port, yang memungkinkan untuk menghubungkan beberapa perangkat secara bersamaan.

Apa Itu Repeater?

Repeater, di sisi lain, adalah perangkat jaringan yang bertugas untuk memperkuat dan menghasilkan kembali sinyal masuk tertentu seperti WiFi. Repeater bekerja pada lapisan fisik arsitektur jaringan atau model OSI. Tujuan utama penggunaan repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan dengan meningkatkan kekuatan dan kualitas sinyal.

Repeater dapat digunakan dalam berbagai jenis jaringan, baik itu jaringan lokal (LAN) maupun jaringan luas (WAN). Namun, jumlah port koneksi pada repeater umumnya lebih sedikit dari router, yakni hanya 2 port. Meskipun begitu, repeater memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa sinyal jaringan dapat mencapai area yang lebih luas dan dengan kualitas yang baik.

Perbedaan Router dan Repeater

Sekarang, setelah kita memahami pengertian dari router dan repeater, mari kita lihat beberapa perbedaan utama antara keduanya:

1. Bentuk

Router dan repeater adalah dua perangkat yang penting dalam jaringan WiFi. Router memiliki bentuk dan dimensi yang bervariasi, seperti kotak, persegi panjang, atau elips. Namun, semua router memiliki colokan WAN, LAN, dan power input untuk adaptor. Beberapa router juga dilengkapi dengan port USB, antena, dan tombol WPS.

Sementara itu, repeater memiliki antena untuk memperkuat sinyal WiFi. Beberapa repeater tidak memiliki antena dan hanya memiliki satu port LAN. Repeater biasanya didesain dengan bentuk yang ringkas dan tidak menyertakan adaptor karena dapat dihubungkan langsung ke stop kontak.

2. Jenis

Secara umum, router WiFi memiliki dua jenis, yaitu router statis dan router dinamis. Router statis memerlukan pengelolaan rute secara manual oleh administrator, sedangkan router dinamis bekerja secara otomatis. Router bertugas mendistribusikan alamat IP kepada perangkat yang tersambung, sedangkan repeater berfungsi sebagai penguat sinyal dalam jaringan.

3. Cara Kerja

Untuk mengatur router dan repeater, langkah-langkahnya hampir sama. Pengguna perlu masuk ke admin setup pada perangkat tersebut dan memasukkan password jaringan yang hendak diekspansi. Setelah itu, alamat IP repeater perlu disesuaikan agar tidak bentrok dengan alamat IP utama WiFi.

Secara keseluruhan, router dan repeater sama-sama penting dalam jaringan WiFi. Router dapat bekerja sendiri tanpa repeater, sementara repeater membutuhkan sumber sinyal dari router. Sudah ada banyak perusahaan yang memproduksi router dan repeater, seperti TP-Link, Netgear, Huawei, D-Link, dan Tenda.

Dengan memahami perbedaan antara router dan repeater, kita dapat lebih memahami fungsi dan karakteristik masing-masing perangkat dalam jaringan komputer. Router digunakan untuk menghubungkan jaringan dan mengelola lalu lintas data, sementara repeater digunakan untuk memperluas jangkauan sinyal jaringan. Kedua perangkat ini memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan konektivitas yang lancar dan efisien di dalam jaringan. Semoga informasi ini bermanfaat, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Potukuchi, R. V., Sharma, S., Krishna, A., & Gupta, D. (2024). An Investigation into Router Firmware Security and the Embedded Device Challenge. International Journal of Open Information Technologies12(2), 67-74.
  2. Cai, Y., Ma, K. J., Liu, J., Guo, G. F., Tan, L., & Liu, W. M. (2024). Highly Scalable Quantum Router with Frequency-Independent Scattering Spectra. arXiv preprint arXiv:2401.01518.
  3. Van Meter, R., & Touch, J. (2013). Designing quantum repeater networks. IEEE Communications Magazine51(8), 64-71.
  4. Aparicio, L., Van Meter, R., & Esaki, H. (2011, November). Protocol design for quantum repeater networks. In Proceedings of the 7th Asian Internet Engineering Conference (pp. 73-80).
  5. Van Meter, R., Touch, J., & Horsman, D. (2011). Recursive quantum repeater networks. arXiv preprint arXiv:1105.1238.
  6. Salvail, L., Peev, M., Diamanti, E., Alléaume, R., Lütkenhaus, N., & Länger, T. (2010). Security of trusted repeater quantum key distribution networks. Journal of Computer Security18(1), 61-87.
  7. Aweya, J. (2001). IP router architectures: an overview. International Journal of Communication Systems14(5), 447-475.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.