Perbedaan GUI dan CLI
Software

Perbedaan GUI dan CLI

Dalam dunia teknologi informasi, antarmuka pengguna (user interface) menjadi hal yang sangat penting dalam menghubungkan pengguna dengan sistem komputer. Ada dua jenis antarmuka pengguna yang umum digunakan, yaitu Graphical User Interface (GUI) dan Command Line Interface (CLI). Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem komputer, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal cara kerja, penggunaan, dan efisiensi.

Pengertian GUI dan CLI

Perbedaan GUI dan CLI

GUI adalah jenis antarmuka pengguna yang menggunakan elemen visual seperti ikon, tombol, dan jendela untuk memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem komputer. Pengguna dapat melakukan tindakan dengan mengklik tombol, memasukkan teks melalui kotak input, dan berinteraksi dengan elemen grafis lainnya. GUI didesain untuk mempermudah penggunaan suatu program karena lebih mudah dipahami dan lebih intuitif. Pengguna dapat mengendalikan GUI menggunakan beberapa macam hardware atau alat input, seperti mouse, keyboard, touchscreen, dan sebagainya.

CLI, di sisi lain, adalah jenis antarmuka pengguna yang mengharuskan pengguna memasukkan perintah teks secara langsung ke dalam baris perintah atau terminal. Pengguna memberikan instruksi ke sistem dengan mengetikkan perintah khusus yang diikuti oleh argumen atau opsi yang sesuai. CLI tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela, ataupun animasi-animasi yang didesain untuk memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketik manual oleh pengguna.

Perbedaan GUI dan CLI

Berikut beberapa perbedaan GUI dan CLI

1. Tampilan

  • GUI menggunakan elemen visual seperti ikon, tombol, dan jendela, sementara CLI hanya menggunakan teks.
  • GUI menawarkan tampilan yang lebih menarik dan intuitif, sementara CLI menawarkan tampilan yang lebih sederhana dan kurang menarik.

2. Penggunaan Perintah

  • GUI menggunakan grafis dan visual untuk interaksi, sementara CLI hanya menggunakan teks.
  • Dalam GUI, pengguna dapat melakukan tindakan dengan mengklik tombol, memasukkan teks melalui kotak input, dan berinteraksi dengan elemen grafis lainnya. Sedangkan dalam CLI, pengguna harus mengetikkan perintah manual.

3. Pengoperasian

  • GUI lebih mudah digunakan karena tidak memerlukan pengetahuan khusus dalam mengetikkan perintah, sementara CLI lebih kompleks dan memerlukan keahlian coding.
  • GUI didesain untuk mempermudah penggunaan suatu program karena lebih mudah dipahami dan lebih intuitif. Sedangkan CLI memerlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang sintaks perintah, sehingga relatif lebih sulit dipahami dan digunakan.

4. Ruang Penyimpanan

  • GUI memerlukan ruang penyimpanan yang lebih besar karena elemen grafisnya, sementara CLI tidak memerlukan ruang penyimpanan yang besar.
  • Hal ini disebabkan oleh kebutuhan untuk menjalankan elemen grafis yang kompleks dalam GUI, sedangkan CLI hanya menggunakan tampilan teks sederhana.

5. Performa

  • GUI cenderung memiliki kinerja dan performa yang lebih lambat daripada CLI karena elemen grafisnya, sementara CLI memiliki kinerja yang lebih cepat.
  • CLI sering kali lebih cepat dalam hal eksekusi perintah dan akses ke fitur tertentu karena pengguna dapat langsung mengetik perintah yang diinginkan.

6. Perangkat

  • GUI memerlukan banyak perangkat seperti mouse, keyboard, dan sebagainya, sementara CLI hanya memerlukan keyboard.
  • Dalam GUI, pengguna dapat mengendalikan antarmuka menggunakan beberapa macam hardware atau alat input, seperti mouse, keyboard, touchscreen, dan sebagainya. Sedangkan dalam CLI, pengguna hanya memerlukan keyboard untuk memasukkan perintah teks.

7. Tampilan

  • GUI dapat diubah untuk menjadi lebih menarik melalui pengaturan, tema, dan opsi kustomisasi, sementara CLI tidak dapat diubah.
  • GUI memungkinkan pengguna untuk mengubah atau memodifikasi tampilan antarmuka sesuai dengan preferensi mereka, sedangkan CLI umumnya tidak dapat diubah atau dimodifikasi oleh pengguna.

8. Konektivitas

  • GUI mudah terhubung dengan perangkat lain, sementara CLI lebih rumit dalam mengakses perangkat lain karena memerlukan izin.
  • Dalam GUI, pengguna dapat dengan mudah terhubung dengan perangkat lain, sedangkan dalam CLI, pengguna harus mendapatkan izin khusus untuk mengakses perangkat lain.

9. Sistem Operasi

Sistem operasi berbasis GUI adalah sistem operasi yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan komputer melalui antarmuka grafis, sehingga pengguna tidak perlu menghafal berbagai baris kode atau bahasa pemrograman yang kompleks. Berikut adalah beberapa contoh sistem operasi berbasis GUI:

  • Windows, sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation, menggunakan antarmuka grafis yang sangat user-friendly. Windows sangat populer di kalangan pengguna komputer karena kemudahan penggunaannya.
  • Mac OS, dikembangkan oleh Apple Inc., adalah sistem operasi untuk komputer dan laptop buatan Apple. Mac OS juga menggunakan antarmuka grafis yang elegan dan mudah digunakan.
  • Linux, sistem operasi yang mirip dengan UNIX dan dapat digunakan dengan antarmuka grafis atau baris perintah. Beberapa distribusi Linux, seperti Ubuntu dan Fedora, menawarkan antarmuka grafis yang user-friendly.
  • Chrome OS, dikembangkan oleh Google, menggunakan basis Linux dan standar web untuk komputer personal. Chrome OS fokus pada penggunaan web dan menggunakan antarmuka grafis yang sederhana dan intuitif.

Sistem operasi berbasis CLI adalah sistem operasi di mana pengguna berinteraksi dengan komputer melalui baris perintah atau teks. Berikut adalah beberapa contoh sistem operasi berbasis CLI:

  • Unix, sistem operasi yang dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. Unix menggunakan antarmuka baris perintah yang kuat dan dapat dikendalikan melalui lebih dari satu antarmuka.
  • Linux (dalam mode teks), sistem operasi yang dapat berjalan dalam mode teks, di mana pengguna berinteraksi dengan komputer melalui baris perintah. Linux juga dapat berjalan dalam mode grafis, tergantung pada preferensi pengguna.
  • DOS, sistem operasi yang menggunakan antarmuka baris perintah. DOS sangat populer pada era komputer pribadi awal dan sering digunakan untuk tugas-tugas administratif dasar.

Baca juga:

Referensi

  1. Sharma, V., & Tiwari, A. K. (2021). A study on user interface and user experience designs and its tools. World Journal of Research and Review (WJRR)12(6), 41-45.
  2. Sampath, H., Merrick, A., & Macvean, A. (2021, May). Accessibility of command line interfaces. In Proceedings of the 2021 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems (pp. 1-10).
  3. Gunawan, R., Anthony, G., & Anggreainy, M. S. (2021, October). The effect of design user interface (UI) e-commerce on user experience (UX). In 2021 6th International Conference on New Media Studies (CONMEDIA) (pp. 95-98). IEEE.
  4. Bollini, L. (2017). Beautiful interfaces. From user experience to user interface design. The Design Journal20(sup1), S89-S101.
  5. Verma, P. (2013). Gracoli: a graphical command line user interface. In CHI’13 Extended Abstracts on Human Factors in Computing Systems (pp. 3143-3146).
  6. Stephenson, N. (1999). In the beginning… was the command line (pp. 1-60). New York: Avon Books.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.