Manfaat Kacang Hijau
Gaya Hidup

Power Up Your Day! 12 Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan

Manfaat Kacang Hijau – Vigna radiata merupakan nama ilmiah untuk kacang hijau, mungkin sebagian besar dari kita sudah tidak asing lagi dengan jenis kacang yang satu ini. Kacang hijau, atau dalam bahasa Inggris disebut green beans, memang sudah dikenal luas sebagai salah satu sumber protein nabati yang sangat baik.

Sebagai salah satu jenis kacang-kacangan yang mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional maupun modern, kacang hijau menjadi salah satu bahan makanan yang sering digunakan dalam berbagai masakan dan kudapan. Selain rasanya yang lezat, kacang hijau juga kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

Manfaat Kacang Hijau

Berikut adalah kandungan nutrisi kacang hijau per 100 gram menurut fatsecret:

  • Kalori: 336 kkal
  • Protein: 23 gram
  • Lemak: 1,5 gram
  • Karbohidrat: 57 gram
  • Serat: 12 gram
  • Kalsium: 223 miligram
  • Fosfor: 319 miligram
  • Zat besi: 7,5 miligram
  • Vitamin B1 (Tiamin): 0,44 miligram
  • Vitamin B2 (Riboflavin): 0,17 miligram
  • Vitamin B3 (Niasin): 1,2 miligram
  • Vitamin B6 (Piridoksin): 0,12 miligram
  • Vitamin C: 7 miligram
  • Magnesium: 18 miligram
  • Kalium: 422 miligram
  • Seng: 2,5 miligram
  • Tembaga: 1,1 miligram

Selain nutrisi di atas, kacang hijau juga mengandung berbagai macam antioksidan, seperti asam fenolik, flavonoid, dan asam caffeic.

Ragam Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat kacang hijau yang sangat luar biasa untuk kesehatan tubuh:

1. Menangkal Radikal Bebas

Beberapa hasil penelitian ilmiah menunjukan bahwa kacang hijau mengandung antioksidan seperti asam fenolik, flavonoid, asam caffeic, dan asam sinamat yang bermanfaat bagi tubuh untuk melindungi dari radikal bebas yang berpotensi menimbulkan penyakit kronis.

2. Nutrisi untuk Ibu Hamil

Bagi ibu hamil, kacang hijau dapat menjadi tambahan nutrisi yang baik. Kacang hijau mengandung folat yang penting untuk perkembangan janin dan mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang belum lahir. Selain itu, hasil riset ilmiah pada Journal of Universal Community Empowerment Provision membuktikan bahwa kacang hijau juga mengandung zat besi yang membantu mencegah anemia selama kehamilan.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Singh, B., & Kaur, G. (2021) mempublikasikan hasil riset ilmiah mereka yang menunjukan bahwa kacang hijau mengandung antioksidan yang tinggi, seperti vitamin C dan E, yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan juga dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.

4. Sumber Protein Nabati

Kacang hijau mengandung protein nabati yang sangat baik untuk tubuh kita. Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan sel-sel tubuh. Dengan mengonsumsi kacang hijau secara teratur, kita dapat memenuhi kebutuhan protein tubuh kita dengan baik.

5. Menurunkan Risiko Osteoporosis

Hasil riset labotarium pada tikus yang dipublikasikan oleh  NVEO-NATURAL VOLATILES & ESSENTIAL OILS Journal| NVEO mengungkapkan bahwa kacang hijau mengandung kalsium dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang khususnya pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Kalsium dan fosfor merupakan dua mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.

6. Mencegah Sembelit

Kacang hijau juga berperan sebagai prebiotik dalam saluran cerna. Prebiotik merupakan nutrisi yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Dengan demikian, pertumbuhan dan fungsi bakteri baik tersebut akan terjaga, menjaga pencernaan tetap sehat dan terlindungi dari gangguan.

7. Menurunkan Kolesterol

Kacang hijau juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kandungan serat yang tinggi dalam kacang hijau dapat membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan membuangnya melalui feses.

8. Menjaga Kesehatan Jantung

Kacang hijau kaya serat dan folat yang baik untuk kesehatan jantung. Magnesium dalam kacang hijau juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Selain itu, serat dalam kacang hijau juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta meningkatkan fungsi pembuluh darah.

9. Mencegah Diabetes

Bagi mereka yang memiliki masalah dengan kadar gula darah, kacang hijau dapat menjadi pilihan yang baik. Kacang hijau mengandung karbohidrat kompleks yang lambat dicerna oleh tubuh, sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Menurut hasil penelitian pada Jurnal Frontiers in Nutrition, kacang hijau menjadi makanan yang baik untuk penderita diabetes tipe 2 atau mereka yang ingin mengontrol berat badan.

10. Menjaga Kesehatan Kulit

Kacang hijau mengandung vitamin E, yang merupakan nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Vitamin E dikenal memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV. Selain itu, vitamin E juga dapat membantu menjaga kelembaban kulit, sehingga kulit tetap terhidrasi dan terlihat sehat.

11. Mencegah Anemia

Kacang hijau mengandung sejumlah mineral penting seperti zat besi, kalsium, fosfor, natrium, dan kalium. Zat besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah, yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kalsium penting untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi, sementara fosfor merupakan komponen utama dari DNA, RNA, dan ATP, yang penting untuk fungsi seluler dan energi. Natrium dan kalium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah dalam tubuh.

Kekurangan mineral-mineral ini dapat menyebabkan anemia, kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh.

12. Mencegah Kanker

Menurut penelitian pada Jurnal In Functional Foods and Nutraceuticals in Metabolic and Non-Communicable Diseases, kacang hijau mengandung senyawa-senyawa yang dapat membantu melawan pertumbuhan sel kanker. Meskipun dibutuhkan penelitian lebih lanjut, namun konsumsi kacang hijau dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam mencegah risiko kanker.

Itulah beberapa manfaat kacang hijau yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat ya.

Baca juga:

Referensi

  1. Shen, X., Jiang, X., Qian, L., Zhang, A., Zuo, F., & Zhang, D. (2022). Polyphenol extracts from germinated mung beans can improve type 2 diabetes in mice by regulating intestinal microflora and inhibiting inflammation. Frontiers in Nutrition9, 846409.
  2. Retni, A., & Harismayanti, H. (2022). Utilization of Green Bean Extract for Pregnant Women with Anemia at the Limboto Health Center, Limboto District, Gorontalo Regency. Journal of Universal Community Empowerment Provision2(1), 9-13.
  3. Shahrajabian, M. H., Sun, W., & Cheng, Q. (2022). A survey of biological nitrogen fixation in adzuki beans, soybeans, and mung beans, three legumes in traditional Chinese medicine. In Functional Foods and Nutraceuticals in Metabolic and Non-Communicable Diseases (pp. 301-316). Academic Press.
  4. Singh, B., & Kaur, G. (2021). Mung Beans: Bioactive Compounds and Their Potential Health Benefits. In Handbook of Cereals, Pulses, Roots, and Tubers (pp. 449-460). CRC Press.
  5. Ningtyas, E. A. E., Oedijani-Santoso, U. S., & Sunarintyas, S. (2021). The Effects of Green Bean Extract on Serum Calcium and Mandibular Bone Calcium Levels in Menopausal Rat Model. NVEO-NATURAL VOLATILES & ESSENTIAL OILS Journal| NVEO, 10489-10503.
  6. Mullins, A. P., & Arjmandi, B. H. (2021). Health benefits of plant-based nutrition: focus on beans in cardiometabolic diseases. Nutrients13(2), 519.
  7. Hou, D., Zhao, Q., Yousaf, L., Chen, B., Xue, Y., & Shen, Q. (2020). A comparison between whole mung bean and decorticated mung bean: Beneficial effects on the regulation of serum glucose and lipid disorders and the gut microbiota in high-fat diet and streptozotocin-induced prediabetic mice. Food & function11(6), 5525-5537.
  8. Heer, M. M., & Winham, D. M. (2020). Food behaviors, health, and bean nutrition awareness among low-income men: A pilot study. International Journal of Environmental Research and Public Health17(3), 1039.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.