Perbedaan Intranet dan Internet
Software

Inilah 10 Perbedaan Intranet dan Internet

Perbedaan Intranet dan Internet – Dalam era digital yang semakin berkembang pesat seperti saat ini, jaringan komunikasi menjadi sangat penting dalam mendukung berbagai aktivitas bisnis dan kehidupan sehari-hari. Dua jenis jaringan yang sering digunakan adalah jaringan intranet dan internet. Meskipun keduanya sering disalahartikan sebagai hal yang sama, sebenarnya ada perbedaan mendasar antara keduanya.

Pengertian Intranet dan Internet

Jaringan intranet adalah jaringan komputer pribadi yang digunakan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Jaringan ini memiliki batasan akses yang ketat, yang berarti hanya orang-orang tertentu yang memiliki izin yang dapat mengaksesnya. Tujuan utama dari jaringan intranet adalah untuk memfasilitasi komunikasi internal, berbagi informasi, dan mengelola sumber daya organisasi.

Sementara itu, internet merupakan jaringan komputer global yang terbuka untuk umum. Internet memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan jaringan komputer lain di seluruh dunia, sehingga memungkinkan akses ke berbagai informasi dan layanan online.

Perbedaan Intranet dan Internet

Berikut ini beberapa perbedaan intranet dan internet yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Kapasitas Transfer Data

Internet memiliki cakupan yang lebih luas, sehingga membutuhkan kapasitas maksimum transfer data (bandwidth) yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan pengguna yang beragam. Hal ini menyebabkan biaya penggunaan internet menjadi lebih tinggi daripada intranet.

Mengingat intranet memiliki cakupan yang lebih sempit, maka intranet membutuhkan bandwidth yang lebih kecil daripada internet. Dengan begitu, biaya penggunaan intranet juga lebih rendah jika dibandingkan internet.

2. Cakupan Akses

Perbedaan yang paling mencolok antara internet dan intranet adalah cakupan aksesnya. Internet adalah jaringan publik yang dapat diakses oleh siapa saja di seluruh dunia. Dengan internet, pengguna dapat mengakses berbagai informasi dari situs web, aplikasi online, dan sumber daya digital lainnya.

Sedangkan intranet merupakan jaringan pribadi yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu yang memiliki izin. Intranet biasanya digunakan dalam lingkup internal suatu organisasi atau perusahaan untuk berbagi informasi, berkolaborasi, dan mengelola sumber daya.

3. Perangkat Keras dan Perangkat Lunak

Internet dapat diakses menggunakan berbagai macam perangkat keras dan perangkat lunak, termasuk komputer, laptop, smartphone, dan tablet. Pengguna internet juga dapat mengakses internet melalui berbagai aplikasi dan browser web yang tersedia.

Intranet juga dapat diakses menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang sama dengan internet. Namun, intranet dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi atau perusahaan tertentu, sehingga dapat menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih khusus.

4. Keamanan

Dari segi keamanan, intranet jauh lebih aman daripada internet. Hal ini karena intranet hanya dapat diakses oleh pengguna yang memiliki izin. Dengan kata lain, hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses informasi dalam intranet, sehingga risiko kebocoran informasi menjadi lebih rendah.

Di sisi lain, internet memiliki keamanan yang lebih rendah karena dapat diakses oleh siapa saja. Ini membuat internet rentan terhadap serangan hacker dan ancaman keamanan digital lainnya.

5. Ketersediaan Akses

Untuk mengakses internet, pengguna biasanya harus membayar biaya langganan ke penyedia layanan internet (ISP). Biaya langganan ini bervariasi tergantung pada kecepatan dan paket yang dipilih oleh pengguna.

Intranet biasanya disediakan oleh organisasi atau perusahaan secara internal dan tidak memerlukan biaya langganan tambahan. Ini karena intranet digunakan untuk keperluan internal organisasi atau perusahaan, sehingga tidak perlu dikenakan biaya langganan.

6. Tujuan Penggunaan

Internet digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk untuk keperluan pribadi, bisnis, pendidikan, dan penelitian. Dengan internet, pengguna dapat mengakses informasi secara global dan berkomunikasi dengan orang-orang di seluruh dunia.

Sementara itu, intranet digunakan untuk keperluan internal organisasi atau perusahaan. Intranet biasanya digunakan untuk berbagi informasi, berkolaborasi dalam proyek, dan mengelola sumber daya seperti dokumen dan data.

7. Skala Pengguna

Perbedaan antara internet dan intranet juga bisa dilihat dari skala pengguna. Internet digunakan oleh jutaan bahkan miliaran pengguna di seluruh dunia. Di sisi lain, skala pengguna intranet lebih terbatas dibandingkan pengguna internet.

Pengguna intranet biasanya terdiri dari karyawan, mitra bisnis, atau pelanggan organisasi atau perusahaan tersebut. Intranet digunakan untuk berbagi informasi dan data internal, serta untuk mendukung berbagai proses bisnis.

8. Protokol

Internet menggunakan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) untuk menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia. Protokol ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan data antar komputer dengan aman dan efisien.

Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP, tetapi biasanya menggunakan konfigurasi yang lebih sederhana. Hal ini karena intranet biasanya digunakan dalam lingkup yang lebih terbatas daripada internet.

9. Kecepatan Akses

Internet memiliki kecepatan akses yang bervariasi tergantung pada koneksi individu dan kondisi jaringan. Kecepatan akses internet dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lokasi geografis, infrastruktur jaringan, dan kualitas layanan dari penyedia internet.

Akses intranet biasanya lebih cepat daripada internet karena jaringan intranet digunakan dalam lingkup yang lebih terbatas. Dengan demikian, kecepatan akses intranet dapat lebih stabil dan dapat diandalkan.

10. Konten yang Dapat Diakses

Internet menyediakan informasi tanpa batas dari berbagai sumber, mulai dari situs web hingga aplikasi online. Pengguna internet dapat mengakses berbagai jenis konten seperti artikel, video, musik, dan lain sebagainya.

Konten yang dapat diakses di intranet terbatas pada informasi internal organisasi atau perusahaan. Intranet biasanya berisi dokumen perusahaan, informasi staf, alat kolaborasi, dan sumber daya lain yang bersifat internal.

Itulah pengertian dan Perbedaan Intranet dan Internet, semoga informasi ini bermanfaat ya.

Baca juga:

Referensi

  1. Wibowo, S. H., Toyib, R., & Darnita, Y. (2022). LAN Performance Evaluation Based On Access to Transmission Media. Przeglad Elektrotechniczny98(10).
  2. Sharma, B., & Obaidat, M. S. (2020). Comparative analysis of IoT based products, technology and integration of IoT with cloud computing. IET Networks9(2), 43-47.
  3. Comer, D. E. (2013). Internetworking with TCP/IP. Addison-Wesley Professional.
  4. Sanders, N. R. (2007). An empirical study of the impact of e-business technologies on organizational collaboration and performance. Journal of operations management25(6), 1332-1347.
  5. Pellegrino, G. (2003). Representations and uses of the intranet: a comparative case study. Bulletin of Science, Technology & Society23(4), 281-296.
  6. Rao, V. C., Halawani, O. M., Mulhim, I. A., & Zayed, B. M. (2002, September). Positive Impact of Intranet and Internet on Remote Area Facilities. In World Petroleum Congress (pp. WPC-32169). WPC.
  7. Coleman, D. (1997, January). Collaborating on the Internet and Intranets. In Proceedings of the Thirtieth Hawaii International Conference on System Sciences (Vol. 2, pp. 350-358). IEEE.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.