Cara Membatalkan Tiket Kereta Api
Tips

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api melalui KAI Access dan Stasiun

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api – Membatalkan tiket kereta api mungkin bukan hal yang kita rencanakan, tapi kadang situasi mendadak memaksa kita untuk mengubah rencana perjalanan. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara membatalkan tiket kereta api dengan benar.

Pembatalan tiket kereta api bisa terjadi karena berbagai alasan: perubahan rencana mendadak, kondisi kesehatan, atau alasan lain yang tak terduga. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memahami kebutuhan ini dan memberikan opsi untuk membatalkan tiket dengan prosedur yang jelas. Dengan mengetahui cara yang benar, kamu bisa memastikan proses pembatalan berjalan lancar dan dana dapat dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketentuan Pembatalan Tiket Kereta Api

Sebelum kita masuk ke cara pembatalan, mengasir dari situs resmi KAI ada beberapa ketentuan yang harus di ketahui:

  • Ada biaya pembatalan sebesar 25% dari harga tiket. Artinya, kita akan mendapatkan pengembalian uang sebesar 75% dari harga tiket yang telah dibeli, di luar bea pesan.
  • Nomor identitas pemesan tiket dan/atau calon penumpang yang tertera di tiket harus sama dengan yang ada dalam akun.
  • Pembatalan tiket harus dilakukan paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta.
  • Tiket harus sudah lunas dan belum dicetak sebagai boarding pass atau e-boarding pass.
  • Tiket yang bisa dibatalkan melalui aplikasi KAI Access adalah tiket kereta api antarkota atau jarak jauh. Pembatalan tiket kereta lokal hanya bisa dilakukan di stasiun.

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api melalui KAI Access

KAI Access merupakan aplikasi resmi dari PT Kereta Api Indonesia yang memudahkan berbagai keperluan penumpang, termasuk pembatalan tiket. Berikut langkah-langkahnya:

  • Bila belum memiliki aplikasi ini, unduhlah dari Google Play Store atau Apple App Store. Buka aplikasi dan login menggunakan akun kamu.
  • Pada halaman utama, pilih menu “Tiket Saya” untuk melihat daftar tiket yang kamu miliki.
  • Klik “Cek & Tambah Tiket” dan masukkan kode booking tiket yang akan dibatalkan. Setelah tiket muncul di menu “Tiket Saya”, lanjutkan ke langkah berikutnya.
  • Klik “Kelola Pesanan Anda”, kemudian pilih opsi “Pembatalan”. Pilih daftar penumpang yang ingin dibatalkan (semua atau sebagian penumpang), lalu klik “Batalkan Perjalanan”.
  • Sistem akan menampilkan informasi bea pembatalan dan dana yang akan di-refund.
  • Pada halaman Detail Pengembalian Dana, pilih rekening bank atau e-wallet yang diinginkan. Isi data yang diperlukan sesuai metode pengembalian dana yang sudah dipilih, pastikan data sudah sesuai, lalu klik “NEXT”.
  • Jika sudah sesuai dan yakin untuk pembatalan tiket, klik “ya, Lanjutkan”. Tiket berhasil dibatalkan, dan kamu bisa melihat status pembatalan pada halaman “Tiket Saya”.

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api di Stasiun

Selain melalui aplikasi, kita juga bisa membatalkan tiket kereta api melalui loket stasiun. Berikut caranya:

  • Datang ke Loket Stasiun dengan membawa tiket kereta atau bukti pembelian, KTP/Identitas Diri (asli dan fotokopi), dan formulir pembatalan yang sudah diisi.
  • Isi Formulir Pembatalan yang terdiri dari rangkap dua yang berisi data tiket dan data diri penumpang serta keterangan pengambilan bea pembatalan.
  • Serahkan formulir kepada petugas loket, pastikan data yang diisi lengkap.
  • Setelah formulir diterima dan diverifikasi oleh petugas, kamu akan mendapatkan bukti pembatalan. Pengembalian dana bisa dilakukan melalui transfer bank, e-wallet, atau tunai di stasiun online yang ditentukan.
  • Pengembalian dana melalui transfer bank atau e-wallet akan dilakukan dalam waktu 30-45 hari setelah permohonan pembatalan. Untuk pengembalian secara tunai, dana akan diberikan dalam waktu 30 hari setelah permohonan pembatalan.

Pembatalan tiket kereta api bisa menjadi proses yang mudah jika kamu memahami ketentuan dan langkah-langkah yang perlu diambil. Baik melalui aplikasi KAI Access maupun langsung di loket stasiun, pastikan mengikuti prosedur dengan benar agar pengembalian dana berjalan lancar. Dengan tips ini, kamu bisa lebih siap dalam menghadapi perubahan rencana perjalanan tanpa perlu khawatir kehilangan banyak dana.

Baca juga:

Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.