Buat Sendiri di Rumah dan Rasakan 12 Manfaat Jus Seledri

Manfaat Jus Seledri

Manfaat Jus Seledri – Seledri, atau yang memiliki nama Latin Apium graveolens, biasanya digunakan sebagai bahan tambahan untuk memberikan aroma pada makanan. Namun, sekarang saatnya untuk melihat seledri dari sudut pandang yang berbeda, yaitu sebagai bahan utama dalam pembuatan jus yang menyehatkan.

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Jus Seledri

Berikut informasi gizi yang diberikan oleh USDA untuk satu cangkir (236 gram) jus seledri. Kandungan gizinya adalah sebagai berikut: energi sebesar 33 kalori, lemak 0,4 gram, natrium 189 miligram, karbohidrat 7 gram, serat 4 gram, gula 3 gram, dan protein 2 gram. Adapun manfaat luar biasa dari jus seledri yang perlu kamu ketahui, yang didukung oleh artikel ilmiah sebagai berikut ini.

1. Menyokong Fungsi dan Kesehatan Ginjal

Seledri telah lama dikenal memiliki sifat diuretik alami. Ini berarti seledri merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak urin. Efek ini membantu “membilas” ginjal dan mendorong pengeluaran limbah metabolisme serta zat-zat beracun seperti asam urat dari dalam tubuh. Dengan menjaga ginjal tetap aktif dan bersih, jus seledri dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Kandungan magnesium dan fitokimia tertentu dalam seledri diduga memiliki efek menenangkan pada sistem saraf. Senyawa-senyawa ini dapat membantu mengurangi kadar hormon stres seperti kortisol dan mempromosikan relaksasi, sehingga memudahkan tubuh untuk tertidur lelap dan mengalami siklus tidur yang lebih restoratif. Minum segelas jus seledri di malam hari dapat menjadi ritual yang baik untuk insomnia.

3. Menjaga Hidrasi Tubuh

Tubuh manusia sangat bergantung pada hidrasi yang cukup untuk menjalankan fungsinya, mulai dari mengatur suhu tubuh hingga melancarkan pencernaan. Karena 95% dari seledri adalah air, mengonsumsinya dalam bentuk jus adalah cara yang menyegarkan dan efektif untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, terutama bagi mereka yang kurang menyukai rasa air putih.

4. Mengurangi Kolesterol Jahat (LDL)

Beberapa studi pada hewan dan penelitian pendahuluan pada manusia menunjukkan bahwa ekstrak seledri dapat membantu menurunkan kadar lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol “jahat”. Senyawa bernama phthalides dalam seledri diduga meningkatkan ekskresi kolesterol melalui empedu. Dengan menurunkan LDL, kesehatan jantung pun dapat terjaga lebih baik.

5. Pereda Kembung dan Ketidaknyamanan Pencernaan

Kembung seringkali disebabkan oleh retensi air atau gas dalam sistem pencernaan. Sifat diuretik alami seledri membantu mengurangi kelebihan air dalam tubuh. Selain itu, kandungan elektrolit seperti kalium dan natrium dalam seledri membantu menyeimbangkan cairan tubuh secara optimal, sehingga mengurangi kembung tanpa menyebabkan dehidrasi.

6. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Kulit yang bercahaya dimulai dari dalam. Jus seledri kaya akan:

  • Vitamin A: Mempercepat regenerasi sel kulit, memperbaiki kerusakan, dan meningkatkan elastisitas.
  • Vitamin C: Antioksidan kuat yang melawan kerusakan akibat radikal bebas (seperti polusi dan sinar UV) dan sangat penting untuk sintesis kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang dan awet muda.
  • Air: Menjaga kulit terhidrasi dari dalam.

7. Sumber Antioksidan

Seledri dikemas dengan berbagai antioksidan kuat, termasuk flavonoid (seperti apigenin), vitamin C, dan beta-karoten. Antioksidan ini bertindak sebagai tameng, menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif, peradangan kronis, dan berbagai penyakit seperti kanker dan penuaan dini.

8. Sumber Magnesium yang Baik

Magnesium adalah mineral yang terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh. Jus seledri merupakan sumber magnesium yang baik, yang berperan dalam:

  • Mencegah kram dan kejang.
  • Menjaga fungsi sistem saraf yang sehat.
  • Melemaskan dinding pembuluh darah (vasodilatasi), yang meningkatkan aliran darah dan membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

9. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Seledri mengandung vitamin K dalam jumlah yang signifikan. Vitamin K adalah nutrisi penting untuk proses osteotropik, yaitu pembentukan tulang. Vitamin K mengaktifkan protein yang diperlukan untuk mengikat kalsium, mineral utama pembentuk tulang. Asupan vitamin K yang cukup dikaitkan dengan kepadatan tulang yang lebih tinggi dan risiko osteoporosis yang lebih rendah.

10. Rendah Gula dan Kalori

Bagi mereka yang memantau asupan gula dan kalori, jus seledri adalah pilihan yang sempurna. Dalam satu cangkir (sekitar 236 ml), hanya terdapat sekitar 15 kalori dan 1 gram gula alami. Ini menjadikannya alternatif yang jauh lebih sehat dibandingkan minuman manis, soda, atau bahkan jus buah kemasan.

11. Membantu Menurunkan Berat Badan

Meski rendah kalori, jus seledri mengandung serat (dalam bentuk pulp jika tidak disaring terlalu halus) dan air yang cukup tinggi. Kombinasi ini membantu meningkatkan rasa kenyang, sehingga Anda secara alami akan makan lebih sedikit sepanjang hari. Mengganti minuman tinggi kalori dengan jus seledri adalah strategi penurunan berat badan yang cerdas.

12. Mengurangi Nyeri Menstruasi

Sifat anti-inflamasi dan antispasmodik (pereda kejang) dari senyawa dalam seledri dapat membantu merelaksasi otot-otot rahim yang berkontraksi selama menstruasi, sehingga mengurangi intensitas nyeri dan kram. Meski penelitian pada manusia masih terbatas, banyak wanita melaporkan pengalaman positif setelah mengonsumsinya secara rutin.

Cara Mengonsumsi dan Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Cuci bersih 1-2 ikat seledri organik (jika mungkin). Potong kasar dan jus menggunakan juicer atau blender. Jika menggunakan blender, saring ampasnya dengan kain katun atau saringan halus.
  • Sebagian besar manfaat dirasakan dengan konsumsi sekitar 1-2 cangkir per hari.
  • Peringatan
    • Seledri termasuk dalam kelompok makanan yang dapat memicu alergi pada sebagian orang.
    • Karena sifat diuretiknya, jangan konsumsi berlebihan agar tidak mengganggu keseimbangan elektrolit.
    • Seledri mengandung natrium alami dalam jumlah sedang, yang perlu diperhatikan bagi penderita hipertensi tertentu (meski umumnya masih aman).
    • Ibu hamil disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya dalam jumlah besar.
    • Selalu prioritaskan pola makan yang seimbang. Jus seledri adalah pelengkap yang bagus, bukan pengganti makanan bergizi.

Itulah ragam Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan, semoga informasi ini berguna ya buat kamu.

Baca juga:

Referensi

  1. Hostetler, G. L., Ralston, R. A., & Schwartz, S. J. (2017). Flavones: Food sources, bioavailability, metabolism, and bioactivity. Advances in Nutrition, *8*(3), 423–435. https://doi.org/10.3945/an.116.012948
  2. Salehi, B., Venditti, A., Sharifi-Rad, M., KrÄ™giel, D., Sharifi-Rad, J., Durazzo, A., Lucarini, M., Santini, A., Souto, E. B., Novellino, E., Antolak, H., Azzini, E., Setzer, W. N., & Martins, N. (2019). The therapeutic potential of apigenin. International Journal of Molecular Sciences, *20*(6), 1305. https://doi.org/10.3390/ijms20061305
  3. Kooti, W., & Daraei, N. (2017). A review of the antioxidant activity of celery (Apium graveolens L)Journal of Evidence-Based Complementary & Alternative Medicine, *22*(4), 1029–1034. https://doi.org/10.1177/2156587217717415
  4. Moghadam, M. H., Imenshahidi, M., & Mohajeri, S. A. (2013). Antihypertensive effect of celery seed on rat blood pressure in chronic administration. Journal of Medicinal Food, *16*(6), 558–563. https://doi.org/10.1089/jmf.2012.2664
  5. Weber, P. (2001). Vitamin K and bone health. Nutrition, *17*(10), 880–887. https://doi.org/10.1016/s0899-9007(01)00709-2
  6. Pullar, J. M., Carr, A. C., & Vissers, M. C. M. (2017). The roles of vitamin C in skin health. Nutrients, *9*(8), 866. https://doi.org/10.3390/nu9080866
  7. Boyle, N. B., Lawton, C., & Dye, L. (2017). The effects of magnesium supplementation on subjective anxiety and stress—A systematic review. Nutrients, *9*(5), 429. https://doi.org/10.3390/nu9050429
  8. Zhang, Y., Chen, C., Lu, L., Knutson, K. L., Carnethon, M. R., Fly, A. D., Luo, J., Haas, D. M., Shikany, J. M., & Kahe, K. (2022). Association of magnesium intake with sleep duration and sleep quality: findings from the CARDIA study. Sleep, *45*(4), zsab276. https://doi.org/10.1093/sleep/zsab276
  9. Danciu, C., Vlaia, L., Fetea, F., Hancianu, M., Coricovac, D. E., Ciurlea, S. A., Åžoica, C. M., Marincu, I., Vlaia, V., Dehelean, C. A., & Trandafirescu, C. (2018). Botanical therapeutics: Phytochemical screening and biological assessment of chamomile, parsley and celery extracts against A375 human melanoma and dendritic cells. International Journal of Molecular Sciences, *19*(11), 3624. https://doi.org/10.3390/ijms19113624
  10. Frey, M. (2023, January 30). Celery juice nutrition facts and health benefits. Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/celery-juice-nutrition-facts-4169601
  11. WebMD. (2025, January 30). Celery juice: Are there health benefits?. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-celery-juice
Scroll to Top