Ingin Tubuh Sehat? Ini Rahasia 12 Manfaat Jeruk Nipis

Manfaat Jeruk Nipis

Manfaat Jeruk Nipis – Citrus aurantiifolia atau lebih dekenal dengan sebutan Jeruk nipis, si kecil berkulit hijau yang seringkali menjadi bumbu pelengkap masakan, ternyata memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan tubuh. Meskipun ukurannya kecil, namun jeruk nipis kaya akan nutrisi penting yang sangat baik bagi kesehatan kita.

Kandungan Nutrisi Jeruk Nips

Berikut rincian kandungan nutrisi jeruk nipis segar per 100 gram (sekitar 2 buah ukuran sedang), berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia dari Kementerian Kesehatan RI dan sumber ilmiah lainnya.

1. Kandungan Gizi Makro & Energi

KomponenJumlah per 100 gram
Energi44 kkal
Air86.9 g
Protein0.5 g
Lemak0.2 g
Karbohidrat10.0 g
Serat0.4 g
Abu0.5 g

2. Kandungan Vitamin

Jeruk nipis sangat terkenal akan kandungan vitamin C-nya yang tinggi.

VitaminJumlah per 100 gram% Kebutuhan Harian*
Vitamin C (Ascorbic Acid)20.0 mg± 33%
Vitamin B1 (Thiamine)0.04 mg± 3%
Vitamin B2 (Riboflavin)0.02 mg± 1.5%
Niasin (Vitamin B3)0.1 mg± 0.6%

*Persentase perkiraan untuk orang dewasa berdasarkan kebutuhan 2000 kkal. Kebutuhan individu dapat bervariasi.

3. Kandungan Mineral

Jeruk nipis juga mengandung berbagai mineral penting, meski dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

MineralJumlah per 100 gram% Kebutuhan Harian*
Kalsium (Ca)18 mg± 1.8%
Fosfor (P)22 mg± 3.1%
Besi (Fe)0.2 mg± 1.1%
Natrium (Na)3 mg± 0.1%
Kalium (K)108 mg± 2.3%
Tembaga (Cu)0.07 mg± 7.8%
Seng (Zn)0.1 mg± 0.9%

Selain vitamin dan mineral, senyawa-senyawa inilah yang bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatannya.

  • Asam Sitrat (Citric Acid)
  • Flavonoid
    • Hesperidin
    • Naringin & Naringenin
    • Limonin (Limonoids)
  • Minyak Atsiri (Essential Oils)

Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan

Manfaat Jeruk Nipis

Berikut ini beberapa manfaat jeruk nipis untuk kesehatan yang didukung dari beberapa sumber ilmiah.

1. Sumber Antioksidan dan Mengatasi Peradangan

Jeruk nipis sarat dengan antioksidan, termasuk flavonoid (seperti hesperidin dan naringin), limonoid, dan tentu saja, vitamin C. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai pelindung bagi sel-sel tubuh dengan menetralkan radikal bebas—molekul tidak stabil yang menyebabkan kerusakan sel dan memicu stres oksidatif. Stres oksidatif ini merupakan akar dari peradangan kronis dan berbagai penyakit seperti arthritis, penyakit jantung, dan penuaan dini. Konsumsi rutin jeruk nipis membantu “mendinginkan” peradangan dalam tubuh, mengurangi risiko kondisi tersebut.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Peran vitamin C dalam jeruk nipis untuk imunitas sudah sangat terkenal dan terbukti secara ilmiah. Vitamin C merangsang produksi dan fungsi sel darah putih (leukosit), yang merupakan tentara tubuh dalam melawan patogen penyebab penyakit. Selain itu, sebagai antioksidan, vitamin C melindungi sel-sel kekebalan dari kerusakan. Studi menunjukkan bahwa kecukupan vitamin C dapat memperpendek durasi dan tingkat keparahan pilek dan infeksi lainnya.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Jeruk nipis mengandung dua mineral kunci untuk jantung: kalium dan magnesium.

  • Kalium bertindak sebagai vasodilator, merilekskan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban kerja jantung.
  • Magnesium sangat penting untuk irama detak jantung yang normal dan membantu otot jantung berkontraksi dengan baik.
    Kandungan serat dan antioksidannya juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah oksidasinya, yang merupakan langkah awal terbentuknya plak di arteri (aterosklerosis).

4. Melancarkan Pencernaan

Rasa asam jeruk nipis dapat merangsang produksi air liur dan asam lambung saat pertama kali masuk ke sistem pencernaan. Ini membantu memecah makanan menjadi lebih efisien. Flavonoid dalam jeruk nipis juga merangsang pengeluaran enzim pencernaan. Bagi yang mengalami sembelit, segelas air hangat dengan jeruk nipis di pagi hari dapat merangsang pergerakan usus (peristaltik) secara alami.

5. Pengendali Gula Darah dan Pencegah Diabetes

Kandungan serat larut dalam jeruk nipis memperlambat penyerapan gula dari makanan ke dalam aliran darah. Ini mencegah lonjakan gula darah yang tajam, yang sangat penting bagi penderita diabetes atau pra-diabetes. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin C dan antioksidan dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

6. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Manfaat ini datang dari kandungan asam sitrat yang tinggi dalam jeruk nipis. Asam sitrat dapat:

  • Meningkatkan kadar sitrat dalam urine, yang mengikat kalsium dan mencegahnya membentuk batu.
  • Membuat urine kurang asam (pH lebih tinggi), lingkungan yang kurang ideal untuk pembentukan batu ginjal kalsium oksalat.
    Minum air jeruk nipis tanpa gula secara teratur dapat menjadi strategi pencegahan yang efektif.

7. Menurunkan Berat Badan

Jeruk nipis sendiri bukanlah peluruh lemak ajaib. Namun, jeruk nipis merupakan alat pendukung yang sangat baik:

  • Rendah Kalori, satu buah jeruk nipis hanya mengandung sekitar 20 kalori.
  • Menambahkan jeruk nipis ke dalam air putih membuatnya lebih menarik untuk diminum, membantu memenuhi kebutuhan hidrasi yang crucial untuk metabolisme.
  • Kandungan serat pektin dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan untuk ngemil.

8. Menjaga Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Vitamin C adalah komponen vital untuk memproduksi kolagen, protein yang memberikan struktur, kekencangan, dan elastisitas pada kulit. Asupan vitamin C yang cukup dari jeruk nipis membantu menjaga kulit tetap kenyal dan mengurangi kerutan. Sifat antioksidannya melawan radikal bebas dari paparan sinar UV dan polusi, yang menyebabkan penuaan dini dan kerusakan kulit. Sifat antibakterinya juga dapat membantu mengatasi jerawat ketika dioleskan secara topikal (namun hati-hati terhadap fotosensitivitas).

9. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi dan Pencegah Anemia

Zat besi non-heme (yang berasal dari tumbuhan) kurang mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi heme (dari daging). Vitamin C mengubah zat besi non-heme menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh usus. Oleh karena itu, menyiramkan air jeruk nipis pada makanan kaya zat besi seperti bayam, kacang-kacangan, atau lentil dapat secara signifikan meningkatkan penyerapan mineral ini, yang penting untuk produksi sel darah merah dan pencegahan anemia.

10. Pereda Gejala Pernapasan dan Batuk

Sifat ekspektoran alami dari jeruk nipis membantu mengencerkan dahak dan lendir di saluran pernapasan, membuatnya lebih mudah dikeluarkan. Campuran jeruk nipis dengan madu hangat adalah obat tradisional yang powerful untuk menenangkan tenggorokan yang gatal dan sakit, sekaligus memanfaatkan sifat antibakteri dari kedua bahan tersebut.

11. Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

Asam sitrat dalam jeruk nipis dapat membantu membersihkan kulit kepala dari penumpukan minyak dan sel kulit mati. Sifat astringent-nya dapat memperkuat folikel rambut dan mengurangi minyak berlebih yang dapat menyebabkan ketombe. Penggunaan dalam masker rambut (dikombinasikan dengan bahan lain seperti lidah buaya atau minyak kelapa) dapat memberikan kilau alami dan mengurangi kerontokan.

12. Agen Antibakteri dan Antimikroba

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam jeruk nipis, seperti limonene dan flavonoid, memiliki aktivitas antibakteri terhadap berbagai patogen, termasuk E. coli dan Salmonella. Ini membuatnya tidak hanya bermanfaat untuk dikonsumsi tetapi juga dapat digunakan sebagai pembersih alami permukaan di rumah.

Cara Mudah Mengincorporasikan Jeruk Nipis Sehari-hari

  • Iris tipis jeruk nipis dan masukkan ke dalam sebotol besar air putih. Tambahkan daun mint atau irisan mentimun untuk variasi.
  • Campurkan air perasan jeruk nipis dengan sedikit minyak zaitun, mustard, dan lada untuk dressing salad yang sehat dan segar.
  • Peras di atas ikan, ayam, atau makanan laut sebelum disajikan. Juga cocok untuk sup, guacamole, dan tumisan.
  • Campur air perasan jeruk nipis dengan air hangat dan madu murni untuk minuman yang menenangkan di malam hari.

Peringatan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Karena keasamannya yang tinggi, jeruk nipis dapat memicu heartburn atau memperburuk kondisi pada penderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau maag.
  • Asam sitrat dapat mengikis enamel gigi. Disarankan untuk berkumur dengan air putih setelah mengonsumsi air jeruk nipis dan hindari menyikat gigi langsung setelahnya.
  • Mengoleskan jeruk nipis langsung ke kulit dan kemudian terpapar sinar matahari dapat menyebabkan phytophotodermatitis, yaitu ruam, melepuh, atau kulit menggelap seperti luka bakar. Selalu cuci tangan setelah memegangnya.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Miles, E. A., & Calder, P. C. (2021). Effects of citrus fruit juices and their bioactive components on inflammation and immunity: A narrative review. Frontiers in Immunology, *12*, 712608. https://doi.org/10.3389/fimmu.2021.712608
  2. Carr, A. C., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and immune function. Nutrients, *9*(11), 1211. https://doi.org/10.3390/nu9111211
  3. Kang, D. E., Sur, R. L., Haleblian, G. E., Fitzsimons, N. J., Borawski, K. M., & Preminger, G. M. (2007). Long-term lemonade based dietary manipulation in patients with hypocitraturic nephrolithiasis. The Journal of Urology, *177*(4), 1358-1362. https://doi.org/10.1016/j.juro.2006.11.058
  4. Penniston, K. L., Nakada, S. Y., Holmes, R. P., & Assimos, D. G. (2008). Quantitative assessment of citric acid in lemon juice, lime juice, and commercially-available fruit juice products. Journal of Endourology, *22*(3), 567-570. https://doi.org/10.1089/end.2007.0304
  5. Pullar, J. M., Carr, A. C., & Vissers, M. C. M. (2017). The roles of vitamin C in skin health. Nutrients, *9*(8), 866. https://doi.org/10.3390/nu9080866
  6. Rao, M. J., Xu, Y., Tang, X., Huang, Y., Liu, J., & Deng, X. (2020). CsCYT75B1, a citrus CYTOCHROME P450 gene, is involved in accumulation of antioxidant flavonoids and induces drought tolerance in transgenic Arabidopsis. Antioxidants, *9*(2), 161. https://doi.org/10.3390/antiox9020161
  7. Tejada, S., Pinya, S., Martorell, M., Capó, X., Tur, J. A., Pons, A., & Sureda, A. (2016). Potential anti-inflammatory effects of hesperidin from the genus Citrus. Current Medicinal Chemistry, *25*(37), 4929-4945. https://doi.org/10.2174/0929867324666170718104412
  8. Alessandrello, C., Gammeri, E., Sanfilippo, S., Cusumano, V., & D’Alcamo, A. (2021). A spotlight on lime: a review about adverse reactions and clinical manifestations due to Citrus aurantiifolia. Clinical and Molecular Allergy, *19*(1), 12. https://doi.org/10.1186/s12948-021-00152-x
  9. Mayo Clinic. (2023, May 4). The Mayo Clinic Diet: A weight-loss program for life. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/mayo-clinic-diet/art-20045460
  10. Nall, R. (2019, Nov 22). Are there benefits to using honey and lemon on your face? Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/honey-and-lemon-for-face
  11. Raman, R. (2023, April 20). Limes: A citrus fruit with powerful benefits. Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/limes
Scroll to Top