Manfaat Kayu Manis
Gaya Hidup

Lebih dari Sekedar Rempah, Inilah 15 Manfaat Kayu Manis

Kayu manis (Cinnamon) bukan sekadar rempah yang menambah aroma dan rasa pada masakan. Ternyata, kayu manis memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Dengan kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang dimilikinya, kayu manis bisa menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan kesehatan secara alami.

Kandungan Nutrisi Kayu Manis

Manfaat Kayu Manis

Sebagai rempah yang sering digunakan dalam masakan maupun obat herbal, kayu manis mengandung sejumlah nutrisi penting, di antaranya seperti:

  • Energi
  • Karbohidrat
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Zat besi
  • Vitamin A

Selain itu, kayu manis juga mengandung berbagai senyawa fitonutrien, seperti katekin, epikatekin, beta-karoten, cineole, eugenol, keton, tanin, fenol, alpha-pinene, aldehydes, dan masih banyak lagi. Senyawa-senyawa ini memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh.

Ragam Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan

Berikut ini ragam manfaat kayu manis untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai hasil studi ilmiah.

1. Mencegah Kanker

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Gene Reports pada tahun 2020 menunjukkan bahwa kayu manis memiliki potensi untuk mencegah perkembangan kanker. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghancurkan sel kanker yang sudah ada.

2. Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat kayu manis yang paling terkenal karena kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan. Mousavi, S. M., et.al, mempublikasikan hasil studi ilmiah mereka pada Jurnal Clinical Nutrition bahwa senyawa yang terkandung dalam kayu manis dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan mempercepat pembakaran lemak. Selain itu, kayu manis juga dapat mengurangi nafsu makan, sehingga membantu dalam mengontrol asupan kalori.

3. Mengurangi Efek Peradangan

Tahun 2023, Khedkar, S., & Ahmad Khan, M., mempublikasikan hasil penelitian mereka pada Jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, mengungkapkan bahwa kayu manis memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi efek peradangan dalam tubuh. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat menghambat produksi zat kimia yang menyebabkan peradangan dan meredakan gejala peradangan seperti nyeri dan bengkak.

4. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Bagi penderita diabetes, mengendalikan kadar gula darah sangat penting. Jurnal Food & function mempublikasikan hasil studi ilmiah bahwa kayu manis dapat membantu dalam hal ini dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah. Mengonsumsi kayu manis secara teratur, penderita diabetes dapat mengurangi risiko komplikasi yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke merupakan penyebab utama kematian di dunia. Penelitian ilmiah yang dipublikasikan pada Critical Reviews in Food Science and Nutrition dan Journal of Functional Foods menujukan bahwa Kayu manis dapat membantu mengurangi risiko penyakit ini dengan menstabilkan tekanan darah dan mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

6. Meredakan Nyeri Haid

Beberapa studi ilmiah mengungkapkan jika wanita yang mengalami nyeri haid, kayu manis dapat menjadi solusi alami yang efektif. Kayu manis memiliki sifat antispasmodik yang dapat meredakan kontraksi otot rahim dan mengurangi rasa sakit selama menstruasi. Konsumsi kayu manis, wanita dapat mengurangi ketergantungan pada obat penghilang rasa sakit yang mungkin memiliki efek samping.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian ilmiah tahun 2022 yang dipublikasikan pada Jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition mengungkapkan jika kayu manis dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat mengurangi penumpukan plak dalam pembuluh darah dan mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

8. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Hasil penelitian ilmiah oleh Ali, A., et.al, pada sebuah Jurnal Animals mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dalam kayu manis dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan ini dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit.

9. Meredakan Nyeri Artritis

Bagi penderita arthritis, mengalami nyeri sendi merupakan hal yang umum. Pada tahun 2023, Kutbi, E. H., et.al, mempublikasikan hasil studi ilmiah mereka pada Jurnal Military Medical Science Letters/Vojenské Zdravotnické Listy bahwa kayu manis dapat membantu meredakan nyeri artritis dengan sifat antiinflamasi dan analgesiknya. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat mengurangi peradangan pada sendi dan meredakan nyeri yang disebabkan oleh kondisi ini.

10. Mencegah Infeksi Gigi dan Mulut

Hasil Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa kayu manis memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mencegah infeksi pada gigi dan mulut. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat membunuh bakteri penyebab infeksi seperti karies gigi dan kandidiasis oral.

11. Meredakan Gangguan Pencernaan

Kayu manis juga dapat membantu meredakan gangguan pencernaan seperti gastritis dan peradangan lambung. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat membantu mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan dan meredakan peradangan pada dinding lambung.

12. Meminimalkan Risiko Perburukan Kondisi pada Penderita HIV/AIDS

Journal of Drug Delivery and Therapeutics pada tahun 2021 mempublikasikan hasil penelitian jika kayu manis memiliki potensi untuk membantu meminimalkan risiko perburukan kondisi pada penderita HIV/AIDS. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat melawan virus HIV-1 dan membantu menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.

13. Menjaga Kesehatan Otak

Kayu manis memiliki sifat neuroprotektif yang dapat membantu menjaga kesehatan otak. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat melindungi sel-sel saraf dari kerusakan dan mengurangi risiko terjadinya penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

14. Mengatasi Masalah Pencernaan

Kayu manis dapat membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti perut kembung, diare, dan sakit perut. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat meredakan peradangan dalam saluran pencernaan dan mengurangi gejala gangguan pencernaan.

15. Menjaga Kesehatan Kulit

Beberapa hasil penelitian ilmiah menunjukan bahwa kayu manis memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Senyawa aktif dalam kayu manis dapat melawan bakteri penyebab jerawat dan meredakan peradangan pada kulit. Dengan menggunakan kayu manis sebagai bahan alami perawatan kulit, Anda dapat menjaga kulit Anda tetap sehat dan bersinar.

Efek Samping Kayu Manis

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, konsumsi kayu manis secara berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping, seperti dermatitis, reaksi alergi, sesak napas, bronkitis, dan iritasi pada mulut dan gusi. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi kayu manis dengan takaran yang tepat.

Ada berbagai cara untuk mengonsumsi kayu manis, antara lain:

  • Dijadikan sebagai bumbu dalam masakan.
  • Digunakan sebagai taburan pada roti, oatmeal, atau makanan lainnya.
  • Dikonsumsi sebagai teh herbal dengan menambahkan madu dan perasan lemon.

Itulah beberapa manfaat kayu manis untuk kesehatan beserta efek sampingnya, semoga informasi ini berguna ya.

Baca juga:

Referensi

  1. Khedkar, S., & Ahmad Khan, M. (2023). Aqueous extract of cinnamon (cinnamomum spp.): role in cancer and inflammation. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine2023.
  2. Almulathanon, A. A., & Tawffiq, Z. S. (2023). A PROMISING ROLE OF CINNAMON TOWARDS RHEUMATOID ARTHRITIS. Military Medical Science Letters/Vojenské Zdravotnické Listy92(3).
  3. Kutbi, E. H., Sohouli, M. H., Fatahi, S., Lari, A., Shidfar, F., Aljhdali, M. M., … & Abu-Zaid, A. (2022). The beneficial effects of cinnamon among patients with metabolic diseases: A systematic review and dose-response meta-analysis of randomized-controlled trials. Critical Reviews in Food Science and Nutrition62(22), 6113-6131.
  4. Kutbi, E. H., Sohouli, M. H., Fatahi, S., Lari, A., Shidfar, F., Aljhdali, M. M., … & Abu-Zaid, A. (2022). The beneficial effects of cinnamon among patients with metabolic diseases: A systematic review and dose-response meta-analysis of randomized-controlled trials. Critical Reviews in Food Science and Nutrition62(22), 6113-6131.
  5. Das, G., Gonçalves, S., Heredia, J. B., Romano, A., Jiménez-Ortega, L. A., Gutiérrez-Grijalva, E. P., … & Patra, J. K. (2022). Cardiovascular protective effect of cinnamon and its major bioactive constituents: An update. Journal of Functional Foods97, 105045.
  6. Shang, C., Lin, H., Fang, X., Wang, Y., Jiang, Z., Qu, Y., … & Cui, X. (2021). Beneficial effects of cinnamon and its extracts in the management of cardiovascular diseases and diabetes. Food & function12(24), 12194-12220.
  7. Almatroodi, S. A., Alsahli, M. A., Almatroudi, A., Anwar, S., Verma, A. K., Dev, K., & Rahmani, A. H. (2020). Cinnamon and its active compounds: A potential candidate in disease and tumour management through modulating various genes activity. Gene Reports21, 100966.
  8. Mousavi, S. M., Rahmani, J., Kord-Varkaneh, H., Sheikhi, A., Larijani, B., & Esmaillzadeh, A. (2020). Cinnamon supplementation positively affects obesity: A systematic review and dose-response meta-analysis of randomized controlled trials. Clinical Nutrition39(1), 123-133.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.